Drama republik tahun 2010 ini diwarnai dengan invasi terhadap pejabat ‘korup’. Media dengan alasan demokrasi mengupas habis drama tersebut episode demi episode. Masyarakat tak punya pilihan saat melihat televisi berduyun-duyun mengisi layar kaca pemirsanya dengan suguhan acara itu. Tidak lupa embel-embel “terpercaya, langsung, aktual, dsb” melekat erat-erat.
Sudah hampir setahun masyarakat Indonesia disuguhi pemberitaan media bernada sama. Otak, akal dibombardir dengan informasi yang katanya aktual itu. Tak pelak opini pun berubah-ubah.
Dalam mimpi aku jalan bersama-sama dengan seorang anak kecil. Umurnya kira-kira enam tahun. Di lengan baju kirinya tertulis Sekolah Dasar. Aku tidak ingat SD mana yang tertulis karena jarang manusia ingat mimpinya dengan detail. Namun yang pasti si bocah adalah Indonesia asli.
Aku, yang dalam mimpi itu berperan sebagai guru, ngobrol dengan mimik mendidik.
Aku: “Kalau besar nanti, kamu harus jadi pemimpin. Ketua kelas biasanya calon pemimpin. Kalau kamu jadi Presiden, jadi Direktur, pasti banyak yang senang“, ocehku menyemangatinya, sembari melihat matanya yang berbinar penuh harapan.
Bocah: “Ga mau Pak Guru”
Aku: “Lho kenapa?”
Bocah: “Takut ditangkap, nanti masuk penjara”
Aku: “Masa?”
Bocah: “Iya Pak Guru. Pak Guru pasti ga nonton TV ya..”
Saat bangun, keringatku bercucuran. Mataku merah membelalak. Jantung berdegup kencang. Seperti mimpi buruk saja. Dalam pikiran yang tak karuan, aku banyak merenung. Kasihan masyarakat, tidak semua dapat menilai pemberitaan itu dengan bijak. Apalagi anak-anak, dijejali dengan tontonan “itu-itu” saja pasti berpengaruh terhadap psikologis dan cara berpikirnya.
Di era informasi ini, televisi dan internet merupakan media yang paling giat menyebar berita. Sangat menarik memang. Anda tahu headline akhir-akhir ini yang meledak di pasaran?
1. ‘Ulah’ sebagian anggota dewan terhormat.
2. Drama tahta dan wanita seorang penegak hukum yang terhormat.
3. Uang bisa membeli ‘keadilan’ di negara tercinta ini, bahkan di penjara sekalipun.
4. Ribut-ribut uang rakyat yang katanya digunakan untuk menanggulangi dampak sistemik ekonomi.
5. Dan seterusnya…
Memang jika ditelaah lebih lanjut, harta, tahta, dan wanita tak luput beredar bak lingkaran setan, diperebutkan dan dipuja. Hukum serasa tak mampu menghitamkan atau memutihkan yang abu-abu. Kadang-kadang yang benar disalahkan, yang salah dibenarkan. Yang tidak tahu menahu jadi terlibat, pelaku utama malah melenggang. Duduk di kursi kekuasaan tinggi belum tentu enak, malah dipenuhi rasa was-was. Begitulah potret bila menjadi pejabat di negara tercinta kita saat ini. Jika klimaks tercapai, coba tanyakan pada diri dan sekeliling anda sendiri: “masihkah anda mau menjadi pejabat?”
* Update: “Tampaknya memang jauh lebih enak menjadi pengusaha daripada menjadi pejabat”, kata Pak Boediono, Wapres kita saat ini seolah-olah setuju dengan tulisan ini :)






Ass.wr.wb, Met mlm kang Wahyu, Posting yg menarik kang. Tentang tv atau media lainnya, yg disampaikan ke publik kan second hand reality! Jd realitas aktual yg telah dikemas dulu, baru kemudian di publish! Nah, tangan2 yg mengemas inilah yg sebenarnya bertanggung jawab akan menciptakan opini publik ke arah mana. Bijaknya sekarang harus lebih hati2 menyimak apa yg disampaikan baik oleh tv atau media informasi lainnya. Takut juga jd pejabat! Kalau sekarang sy pejabat mungkin sudah punya ‘Rani’…he3x. Jadi sekarang bersukur cuma jd kuli pabrik…mana ada ‘Rani’ yg mau sama kuli pabrik kan? Salam dr Sukabumi,
bhamz´s last blog ..Perkenalkan, Tegar Namaku…
Ya, saya sendiri jadi takut
kalau-kalau nanti menginjak posisi penting di perusahaan. Kemana-mana harus hati-hati, jaga ucapan dan perbuatan
. Semuanya harus terdokumentasi, takutnya
ada yang protes trus kitanya g tau apa2, bisa2 kita yang ‘kena’…. 
pusing sendiri jadinya..

daripada pusing mikirin begituan, rani2an, dan teman2nya.. lebih baik ngakak
Bener tuh, tontonan yang itu2 saja(menyangkut kasus para pejabat) jelas akan berdampak buruk terhadap psikologis anak…
Syukur2 kalo ada orangtua yang mengawasi, nah kalo gak..?
Zippy´s last blog ..Terinfeksi Virus Sality / W32
kalau ga ya terpaksa tvnya dimusnahkan aja

tapi kasihan nanti anaknya jadi
Kata seseorang yang menulis buku tentang postmodernisme Islam, tipi adalah iblis jahat, lahir dari peradaban barat.
Di desaku, gara-gara tipi kolam-kolam kehilangan ikan, baju-baju hilang dari jemuran, kebun buah laksana dipanen setan, gardu ronda tinggal kenangan.
¤ maaf mas Wahyu, saya engga bisa kirim file pdf novel itu karena memang saya engga punya. tetep setia berkunjung ya?
benar, tv itu kotak ajaib bin aneh..
tapi gpp deh,…saya baca satu persatu aja setiap terbit.. :)
tentang novel… terima kasih pak udah mau share ceritanya.. bagus. rencana mau saya baca2 kalau offline.
Mas, barusan saya udah kirim email. Dicek ya.
mas, sampean nulis komendi blog saya
“mau ngasih domain dotcom” bener ta? gimana caranya
budies´s last blog ..dpm dotinfo bermazhab SAWALI
nanti pm saya aja pak, ke email
Aku merasa beruntung karena aku gak tertarik dengan dunia politik, huehehe. Tapi mau bagaimana, sedihnya, semakin banyak berita yang menjelek jelekkan negaranya sendiri, konsumen majalah dan surat kabar semakin napsu membelinya.
Aku juga ngga nonton berita dan baca koran waktu di Indo (bahkan saat ini juga di USA), why? Karena beritanya juga itu itu aja, dan kebanyakan buruk.
Baca koran dipagi hari itu sepertinya lebih buruk daripada aku bangun dipagi hari dan pacarku berteriak “F*CK YOU, I’m outta here” :)
Bantal´s last blog ..Dan Tegukan Alkohol Yang Kemarin Itu…
mau gimana lagi.. ya berdoa
aja deh.. sambil ketawa ketiwi 
Eh… sori tapi aku total ndak ngerti kamu ngomong apa huahahaha…. itu gambar mewakili kata? O_O;
Bantal´s last blog ..Ketika Badai Salju Telah Berlalu
hiihih
… itu udah dibenerin pak..
enak lo jadi pejabat….
Sarimin´s last blog ..Transaksi Sex Antar Monyet, Betulkah?
ah masa? sekarang aja banyak pejabat yang
ke luar negeri karena takut… aduh.. males jadinya 
walau mimpi, tapi memang benar, anak-anak masih terlalu polos dan lugu untuk dapat mencerna berita seperti halnya orang dewasa..
Sebagai orang tua, kita harus mau memilihkan tontonan yang sesuai dengan anak..Jgn sampai kena pengaruh buruk televisi / berita yang seharusnya tidak boleh anak dengar dan lihat..
Ongki´s last blog ..Talkmania – Kring Kring Sering Sering
ya mau gimana lagi pak, dilarang nanti si dianya
kan susah jadinya. tapi bukan anak-anak aja lho yang kena imbasnya, sekarang disuruh jadi pejabat aku moh, bukannya
tapi malah 
namanya juga media massa, selalu mencari berita hangat, saking hangatnya sampek2 penonton merasa panas dan jenuh..
tapi yang patut diwaspadai lagi yaitu stasiun televisi penjual mimpi.. kayaknya itu juga membawa pengaruh besar bagi perkembangan psikologis anak..
good post mas,
salam kenal ya..
makin
aja dengan kondisi sekarang ini, dulu walaupun media televisi dibredel, tapi aman2 aja hihihiih (ya walau di belakang pejabat banyak ‘bermain’)
ada yg dengar ya, takut dituntut 
selamat pagi
ini menunjukkan bukti dari sebuah “ilmu” jurnalisme, yang isinya
GOOD NEWS IS A BAD NEWS.
BAD NEWS IS A GOOD NEWS.
sebenarnya banyak saja berita positif/prestasi yang bisa dipublikasikan, namun itu kalah oleh berita2 sensasional. ujung2nya juga kan
hehe
terima kasih dan mohon maaf
ya benar pak, ujung2nya harta, tahta, dan wanita. itu g bisa dilepaskan dari roda kehidupan. ada yang mengejar mereka seperti pujaan, ada jg yang biasa saja. nah yang memuja2 itu biasanya menghalalkan segala cara.. (halah bahasanya
)
saya dulu juga bercita cita sebagai pejabat atau presiden, tp stlh dipikir² kliatannya gak mau ah..
ntr malah ati gak tentren :D
tomi´s last blog ..Akhirnya Dapat Juga Dollar Dari Facebook
hiihi.. benar kan? tapi kalau semua males jadi pejabat siapa yang mau mimpin negara ini ya? masa saya yang harus turun tangan?
Baru baca judulnya saja, saya dah bisa memaknai dari ketakutan itu. Soalnya jadi pejabat sekaran salah dikit aja wah repot masyarakat dah pada cerdas.
Tapi kalo takut jadi pejabatnya hanya karena takut KPK dan makhluk lainnya itu semua kelirru mas, Jadi pejabat Korup/jahat/dzolim de el-el harusnya takut sama Allah bukan sama Makhluk. Tapi itulah yg terjadi manusis lebih banyak yg takut denga sesama makhluk daripada takut dengan Allah.
Oke… makasih atas kunjungannya,
abifasya´s last blog ..Mufti Mesir Mengharamkan Al Qur’an Sebagai Ringtone
ketakutan memang hanya pada Allah, namun saat sekarang ini orang ‘takut’ menjadi pejabat karena tidak berani..
lha gimana berani, kalau yang salah dibenarkan dan yang benar disalahkan?
Saya punya pemikiran yang sama, takut jadi pejabat. Tanggung jawab nya besar dan rasanya gak adil klo sampai salah menggunakan amanat yg diberikan pada kita.
yap…. apalagi kalau sampai terjebak pada sistem yang mendukung penyelewengan jabatan. maunya jadi teladan malah nanti jadi ikut2an ERROR..
saya benci pejabat… homina homina homina
kenapa benci? kan g semuanya jahat…
Iya nih bg, acara d televisi dengar2 bikin sakit kepala. Syukurnya diriku tak punya tv dikosan, kalo lewat internet bisa diseleksi berita yang dibaca.
bukan sakit kepala lagi bu liza, sakit hati, sakit2 lainnya juga muncul ni jadinya… lebih baik diam aja lah
Menjadi pejabat /pemimpin dengan selalu mendengarkan suara hati.. sungguh berat awalnya.. tapi bukannya tidak mungkin untuk memulainya……
memulai sendirian pasti sulit, apalagi kalau hampir semuanya tidak sependirian dengan kita..
Dari dulu saya nggak pernah kepikiran buat jadi pejabat
ya siapa tau nanti ditawarin…hayo mau gak?
iya…pemberitaan akhir2 ini semuanya sama dan kadang provokatif :(
ok´s last blog ..Memasang eQuake Earth (plugin pemberitahu gempa)
untung saya g punya tv di kamar, jadi kalau liat tv cuma sekilas aja sambil
Assalamu’alaikum,
Selamat pagi Mas wahyu semoga kabarnya baik, dan hari-harinya selalu menyenangkan. Ulasan singkat tapi padat, sedikit kata tapi banyak makna, saya suka gaya menulis mas Wahyu! Keep it!
Mas, saya baca dari para pengunjung lainnya, rata-rata pada enggak mau jadi bejabat, kenapa ya? Apakah takut dengan image buruknya? Apakah takut dengan birokrasinya? Atau takut enggak bisa memimpin karena berat pertanggungjawabannya? (kok malah balik tanya ya?) Kalau saya sih memang sudah jadi seorang pejabat (Pengangguran Jawa Barat).
Serba salah mungkin untuk negeri kita saat ini. Seorang pemimpin idealis dan jujur maka siap-siap terdepak dan jadi korban. Seorang pemimpin labil, siap-siap jadi cemoohan dan kehilangan kharismanya. Seorang pemimpin korup bisa jadi semakin kokoh dan berjaya.
Jadi..semuanya dikembalikan pada niat dan tekad para calon pemimpin…mau pilih yang mana? Dan bersiaplah dengan konsekuensinya. It’s real condition.
Mohon maaf bila salah bicara! Sukses selalu buat mas Wahyu!
Makna Hidup´s last blog ..Mengambil Hikmah dan Manfaat dari Ngeblog
sebelumnya saya ucapkan terima kasih :) sungguh merupakan suatu motivasi buat saya untuk ngeblog adalah baca komentar-komentar seperti ini… terima kasih3x..
masalah ini sudah kompleks sebenarnya, bertindak sendiri tidak akan bisa mengalahkan kekuatan yang sudah lama terbentuk. jika korupsi sudah membudaya, menyelewengkan wewenang sudah menjadi lumrah, kita yang sendiri ini bisa apa? malah dianggap aneh jika bertindak idealis atau normatif, selebihnya malah bisa dipindah dari jabatannya..
ini jga akibat buruk dari apa yg diperlihatkan oleh pemimpin kita
dc´s last blog ..(belum ada judul)
tapi katanya yang milih pemimpin itu kita2 juga…
pemberitaan heboh yang marak di media televis semata-mata hanya untuk mendogkrak rating yang ujung-ujungnya duit
pakne galuh´s last blog ..Internet murah di Surabaya
benar pak, uang g jauh2 dari pola pikir sekarang…motifnya hampir semuanya uang uang dan uang
aguskusuma´s last blog ..Cara Mudah Untuk Berhenti Merokok
benar pak, tapi sekali lg kita hanya bisa menonton.. g bisa protes sedikitpun..
lagi anteng ngikutin kasus bank century…
serem juga jadi pejabat yak…
untung ane ngga mau..
Pffttt…
:)
gimana g serem? mau tidur aja masih pusing pikirin esok hari gimana..

enakan jadi pak tani.. bangun pagi2 menghirup udara segar, ngambil cangkul bersawah, walaupun kulit menghitam, tapi badan segar..
kasian juga mereka terus2an harus bersandiwara hehehe
julie´s last blog ..diriku
memang begitu bu julie kalau udah main iri2an, dan g senang terhadap sesuatu..
akhirnya terjebak dalam drama dan sandiwara yang berkepanjangan..
si sutradara nya siapa ya?
tulisannya mengingatkan saya mas, sebaiknya anak-anak jangan dicekoki tayangan atau berita yang mempengaruhi psikologis yang kurang baik dan akan menghancurkan imajinasi indah masa kecil mereka
Mamah Aline´s last blog ..Kisah Hewan dalam Alqur’an
seharusnya begitu bu, tapi sepertinya acara untuk anak sekarang sudah sangat langka. paling-paling acara bolang siang hari, dan hari minggu yang sedikit menghibur.
selebihnya sinetron, berita2 itu, iklan, reality show g jelas, dan sebagainya..
apa siaran tv indonesia masih layak ditonton anak2 sekarang ini?
ga kebayang kalo dikemudian hari tak ada yang mau jadi pejabat…yah, semoga tayangan2 itu membuat para pejabat yang sudah ada jadi mikir2 untuk berbuat curang.Biar mereka tau bahwa jabatan yang dipegangnya adalah amanah
Desri Susilawani´s last blog ..Martabak Bolu Mimi
semoga.. dan semoga. kita hanya bisa berdoa bu..
kalo pd takut jadi pejabat….siapa yg bakalan jadi pemimpin dunk??ini tantangan uji moral… siapa yg berani hadapi tantangan tuk jadi pejabat yg elegan dan amanah?? (gantian nanya nie…^^)
sunflo´s last blog ..Dooohhh… Wanita!!!
wah, pikiran yang brillian. di saat orang-orang kebanyakan ‘takut’ jadi pemimpin, ibu malah menantang. semoga ada ya bu, dan semoga tetap tegar melawan arus kebobrokan sistem di negeri tercinta ini..
Sepertinya sih siapapun yang ingin jadi pejabat dah dapat di pastikan niatnya tak lebih ingin penuhi egonya doank. Kira2 kayak getu.
benar, kecuali pejabat rumah tanggal..hihihihi
Otak anak seperti spons, menyerap informasi dengan cepat dan tuntas. Kondisi Indonesia yang lagi carut marut begini memang bisa jadi trauma bagi anak2.
tugas kita sebagai orang yang lebih tua untuk mendidik mereka..
ulasan yang menarik. menyangkut anak-anak juga ya, mereka dijejali dengan berita yg itu2 aja.
kasihan anak2….
iya kasihan…huhuhu
mungkin pejabat yg bersih diiming-imingi duit yg ber-M M…jadi tergiur juga…mana suasana ekonomi seperti sekarang…
tapi aku rasa masih ada yg bersih.
itulah orang yang mata duitan,


yang bersih saya rasa juga masih ada, tapi kadang ia tidak terasa sudah terikut sistem yang belum tentu bersih..
dan mengukur kebersihan itu sangat sulit.. bukan begitu bu?
Miris memang melihat pemberitaan di televisi yang notabene, pasti ditonton anak-anak juga…
Jadi pejabat itu serem, nanti bisa masuk penjara…padahal kalo pejabatnya amanah dan tidak serakah, pasti kerja keras itu akan membawa berkah ya… :)
yap..semoga orang2 yang menyeleweng itu hanya oknum alias lebih sedikit daripada orang yang benar2 jujur..
amin
Assalaamu’alaikum
Salam kenal Mas Wahyu dan terima kasih kerana sudah berkunjung ke laman saya. Mimpi yang bagus dan memberi banyak manfaat untuk renungan bersama. ternyata anak itu amat bijak menilai apa yang dilihatnya,
Tetapi telah memberi anggapan yang kurang praktikal kerana tidak ada penjelasan jitu berhubung perkara yang saudara bincangkan bersama dari merek yang lebih dewasa dari sia anak tersebut. Mudahan kita terpelihara dari hal yang menjatuhkan maruah kita sendiri. Salam mesra selalu dari Sarikei, Sarawak.
Siti Fatimah Ahmad´s last blog ..MENGAPA SUKAR BERUBAH ? (1.1)
salam kenal juga bu fatimah..
semoga berjaya selalu
Muhammad Arifin´s last blog ..Ebook Gratis dan Link Motivasi
iya ini baru ganti, monyetnya lebih banyak. tadi ngintipin sourcenya blog pak arif,..hihi
Jabatan adalah amanah. Kadang jabatan itupun datang tanpa sekendak kita dan kita tak kuasa menolaknya serta kadang kita sendiripun heran, kok begini, ya? Nah, yang penting kita jangan terlalu berambisi menjadi pejabat sehingga cara apapun akan ditempuh demi tercapainya ambisi tersebut. Juga kalau kita sadari sepenuhnya; sesungguhnya tak satu pekerjaanpun di dunia ini tanpa resiko.
M Mursyid PW´s last blog ..Melalui BERMUTU Guru Akrabi ICT
andai pemikiran-pemikiran seperti ini dicerminkan dengan perbuatan, tentu akan baik2 saja hasilnya..
memang sih semua informasi harus kita saring, tapi utk ukuran anak memang belum mampu untuk itu. Kadang anak sudah di arahkan dan di beri penjelasan soal yg didengar, tp dapat ocehan miring dari teman mainnya…aaahh
Oelil´s last blog ..Back to Plastic
kompleks ya pak.. memang susah..
kita terlalu banyak dicokoli televisi sehingga mengubah pola pikir..
wibisono´s last blog ..Telaga Sarangan
benar pak, tapi kita masih bisa menghindarinya..
bener buanget tuh, acara TV yang gak mendidik dan kurang perhatiannya orang tua memang faktor yang sangat berpengaruh sama anak2. jangan sampe deh anak2 ku nanti berani ngamuk2…..
didepanku. naudzubillah…..
Tulisan yang bagus mas, aku baru belajar nih mas. salam kenal.
Mr.eL´s last blog ..Cerita Uang Palsu di @lhikmahdua.net
saya pernah ke rumah teman, ia punya anak yang sudah lumayan gede, smp kalau ga salah. anaknya sering banget melawan orang tua, g tau salah pergaulan apa pengaruh tv. yang jelas si bapak sering bercerita kalau si anak sering nonton tv kalau malam di kamarnya
ada yang bilang, jabatan itu termasuk amanat. dia ndak perlu diburu dan dicari, tapi ketika ada jabatan tiba, hukumnya ndak boleh ditolak. semoga para elite kita eling dan waspada terhadap godaan jabatan yang seringkali membuat orang lupa siapa dirinya.
sawali tuhusetya´s last blog ..Membangun Pendidikan Berbasis Karakter melalui Sastra
eling yang di atas memang perlu pak, terlebih saat kita menjalankan amanat..
ini amsalah moral,dan bicara moral be9itulah mental dan moral pejabat,meski tidak semua,tapi sedikit yan9 meme9an9 amanah rakyat den9an benar..
stuja lebih enak jadi pen9usaha

wi3nd´s last blog ..~ a K u …~
media memang mengambil peranan penting dalam pembentukan pemikiran masyarakat. Coba suatu topik diblow up semua pasti ngomongin topik tersebut. Tapi kalau topik tersebut ditenggelamkan, semua orang seakan lupa.
sauskecap´s last blog ..Macam Bumbu Jepang
Gak perlu takut jadi pejabat. Beda koq antara pejabat dengan penjahat, jadi kalo kita gak macam-macam ngapain takut? Jadi inget siaran Kick Andy semalam…
Bung Eko´s last blog ..Belum 100 Hari SBY Habiskan Rp300 M Lebih
Hmm….menarik mas wahyu..meski saya sebetulnya tidak terlalu ngerti dengan politik…tapi memang begitu keadaanya sekarang…setuju sekali kalau pemberitaan pemberitaan yang gencara berbau negatif akan mempengaruhi psikologis dan cara berfikir generasi generasi bangsa….semoga saja setiap keluarga dan individu mampu menyikapinya dengan bijak…
salam hangat
Hal seperti ini menjadi tanggung jawab kita semua mas, untuk bisa menjadikan indonesia baik, sehingga tidak ada tayangan-tayangan di televisi yang tidak mendidik.
setitikharapan´s last blog ..Hadiah dari Sahabat
jabatan memang mengundang peluang-peluang baik positif maupun negatif, tergantung bagaimana iman dan tingkat profesional yang akan menuntun curang apa bijak
narno´s last blog ..DI BATAS URUNG
Selamat pagi sahabat dan semuanya apa kabar pagi ini? Ohya ini saya mampir lagi buat sekedar memper’erat tali silaturahmi kepada sahabat2 yang baik hati. Mudah-mudahan kunjungan saya kali ini dapat sambutan hangat dari Empunya blog ini. Oke salam adem ayem dan sukses selalu.
Tetep menjadi Pengusaha, jadi pejabat jadi Serba salah…
jadi diri sendiri aja ah…
tary´s last blog ..Perempuan-perempuan dengan kisah hati di masa lalu yang tidak tuntas….
begitulah mas, itulah pejabat mas
ciwir´s last blog ..Kontes SEO untuk Amal
Jadi pejabat kok takut..??!!! Klo takut, ya mending gak usah aja. Jika dia bener-bener menjalankan sebagai amanah, so gak takut kan…???!!
Ya ampun, ya jangan sampai lah anak-anak itu menonton acara orang-orang politik. Apalagi itu menyangkut apa yang mereka cita-citakan selama ini, seperti presiden, direktur atau yang lainya.

Anak-anak ya acara anak-anak..
Jangan film yang berbau poilitik atau dewasa..
Program kasir´s last blog ..Program Kasir
pejabat sekarang kebanyakan mau dapat duit doang kerja ga ada
saya merasa takut jadi pejabat,tanggung jawab besar rasanya tidak adil saja ,tar kita salah jalani amanat kita juga susah,,,,



Sewa Mobil Bali´s last blog ..Sewa Mobil Bali