Pagi beberapa hari lalu seperti biasa, aku bersiap untuk pergi. Aku berangkat agak telat karena jadwal tidak ketat. Kusempatkan duduk di depan komputer internetan sambil lihat-lihat berita. Tok tok tok, pintu berbunyi. Seorang tua dengan senyumnya masuk.
Ia seorang cleaning service yang tugasnya membersihkan setiap sudut ruangan. Sengaja kugunakan panggilan “cleaning service” untuk menghindari kata-kata pembantu yang berkonotasi jelek. Sebenarnya setiap hari ia datang bekerja saat aku tidak ada, hanya saja pagi itu aku benar-benar melihatnya bertugas.
CS: “Belum berangkat pak?”
Aku: “Belum, lagi liat berita. Indonesia kerjaannya berselisih melulu ya Pak”..
CS: “Oh iya Pak, ga habis-habis.. hehe…”
Sambil tertawa kecil, namun sigap ia mengayunkan-ayunkan sulak (kemoceng) di sekitar mejaku ke sana kemari. Sebentar saja pekerjaan awal membersihkan debu selesai. Sampah harianku tak lupa diambil, dibuang ke tong sampah. Tumpukan barang-barang yang semalam berserakan disusunnya dengan rapi, bahkan kelewat rapi. Gorden, jendela, kolong meja, semua bersih tak bersisa. Selesai itu ia menyapu.
Tak sadar ia kembali lagi dengan alat pel, pembersih toilet, dan semacamnya. Ia mengepel dengan semangat. Sesekali ia bersiul, tapi mungkin karena ada aku siulannya terdengar sunyi. Sepertinya tak ada beban mengerjakan tugas ini. Tugas yang kata orang ‘rendah‘. Setiap hari bekerja begitu tak membuatnya bosan. Bahkan sesekali ia menata tanaman dan memotong daun pohon bonsai beringin di halaman depan. Aku rasa itu sudah bukan tugasnya. Namun sekali lagi, wajahnya seolah tak ada masalah dengan itu. Raut senyumnya tak dapat kulupakan. Tampak senyum itu sudah lama terpatri sehingga tak dapat kubayangkan bagaimana wajahnya tanpa senyum. Setauku sudah lebih 10 tahun ia bekerja sebagai cleaning service.
Keesokan harinya aku harus pergi cepat. Seperti biasa mungkin karena berpikir semua akan bersih setelah aku datang, aku tinggalkan ‘sampah’ seperti biasa. Barang-barang tergeletak tak karuan. Namun alangkah kagetnya ketika aku pulang sore hari, barang-barang itu masih di tempatnya. Berantakan bukan main. Aku sering makan buah saat malam, ampas kulitnya sudah mengeluarkan bau. Kulihat tong sampah di depan, isinya masih penuh. Lalat mulai berkerubung.
Dengan langkah gontai karena cape aku mulai membersihkannya satu persatu. Melelahkan juga ternyata. Tiba-tiba aku teringat bapak petugas cleaning service. Kalau saja ada beliau…
*** Esoknya dia datang, aku sudah bersiap berangkat. “Maaf, kemarin saya sakit“. Dengan tulus kuucapkan “Terima kasih Pak…” seraya aku berlalu. Sekilas kulihat ia berhenti bekerja, terheran-heran, tatapannya tertuju lama melihat kepergianku. Matanya berkaca-kaca, mukanya getir menahan haru. Di tengah jalan aku berpikir, kata “terima kasih” itu tak pernah terucap langsung. Begitu mahal kata itu keluar dari mulut kita, untuk peran yang terlupakan.
Budayakan mengucap terima kasih!! :)






mashaAllah…nice! Perenungan yg menyentuh… aq paling tsentuh ma org2 ‘bawahan’ de’ … krn aq suka ngebayangin seandainya mereka itu adalah diriku… apalagi bagi mereka yg bekerja dengan ikhlas dan baik… tanpa mereka tugas qta akan tersendat juga… aq pernah rasakan itu kek cerita di atas…
sunflo´s last blog ..Saat Sedih Menyapa
perenungan yang menyentuh… terkadang qta meremehkan pekerjaan dan keberadaan mereka, giliran mereka tak hadir, qta dibuat kalang kabut juga… aq juga pernah alami kejadian di atas… tapi aq berusaha utk tak meremehkan mereka, krnaq suka ngebayangin, seandainya mreka itu adalah aq…
sunflo´s last blog ..Saat Sedih Menyapa
makasih ya mas dah ampir di blog ku.
renungannya mantab, membuat kita harus sadar seberapa besar manfaat ucapan “terimakasih”
Andrik Sugianto´s last blog ..10 Alasan mengapa harus rajin ngeblog
Betul banget. Becik ketitik, olo ketoro. Aku pernah tulis tentang hal berterima kasih beberapa bulan yang lalu. Memang kalau sudah biasa dan ketemu setiap hari dengan mereka apalagi keluarga sendiri, susah sekali berucap terima kasih. :)
Stovila´s last blog ..Etika Menggunakan Online Messenger
Banyak hal kecil yang kita remehkan padahal dengannya kita bisa terbantu. Jangan sungkan mengucapkan terima kasih dan maaf….Salam kenal….
Meliana Aryuni´s last blog ..
kita sering bahkan terlalu sering melupakan jasa mereka, orang orang yang berada di sekitar kita. kita bahkan malah terlalu sering menyalahkan mereka, walau mereka sudah memberikan yang terbaik yang bisa mereka berikan
pelintas batas´s last blog ..Ih…., Ada Banci…….
Postingan yang Mantap,,,kata org kalau dihargai,hargai dlu orang lain. . .Sbuah penghargaan yang sangat bernilai buat orang lain hnya dgan mgucp terimakash,mantap. ,
nice post.:D
squidy´s last blog ..Tema(Theme) Sistem Operasi untuk Nokia 5130
Sudah kang.. di kampusku dulu itu “Terima Kasih” adalah kata-kata yang wajib diucapkan, harus sering diucapkan, minimal berlatih untuk mengucapkannya. :) “Terima Kasih” walaupun sesederhana itu, tetapi akibatnya sangat hebat! Seseorang bisa jadi jahat ketika ada yang lupa mengucapkan terima kasih padanya. Seseorang bisa berubah jadi baik bagai malaikat ketika ada satu orang saja yang mengucapkan terima kasih padanya. Luar biasa!
Ly Antie´s last blog ..Kartu Tanda Pemilik Blog (KTP)
Posting yang mencerahkan!
Saya sampai ikut haru… :)
asepsaiba´s last blog ..Merendah untuk Jadi Tinggi
selamat pagi
pengalaman yang super sekali, bang wahyu ;)
terima kasih dan mohon maaf :o
iya bang, sekarang bpk2 cleaning service tambah berat kerjanya. Tahun baru ini mereka kan ganti mandor. nah, tenaga kerjanya dikurangi, walaupun gajinya dinaikin tapi tetep aja kerjanya malah tambah berat..
buat bantu2 saya beresin kamar sendiri sama cuci gelas sendiri bang.. hehe..
deapypy´s last blog ..Cadangan Minyak dan Gas Bumi di Indonesia
Itu tolong commentku diatas dihapus semua, dobel2 gak karuan -_-
Waktu aku submit kemarin dibilang “Terjadi kesalahan” terus, sampe 4x, aku pikir ga ada yang masuk.
Ckckckck…
Stovila´s last blog ..Derita Seorang Fotografer
sip.. udah :)
ye..soalnya dipake sendiri hehehe,…
Sebuah maha karya penghargaan yang sangat tinggi dibandingkan dengan penghargaan lain ataupun Uang ya itu:
kata “Terima Kasih” yang diucapkan tulus…. :)
di negeri ini banyak terlupakan
banyak yang diabaikan…
sungguh sangat mulia sekali
bila kita selalu berupaya
mengingat orang2 yg dilupakan itu….
mikekono´s last blog ..PAN, Tergantung Maunya Amien
Terima kasih atas posting dan kunjungannya. hehehe
memang kadang kita lupa dengan mereka yang sebenarnya berjasa kepada kepentingan kita,… terima kasih udah mau mampir… salam mas
sebuah tulisan yang mengingatkan kepada kita hal kecil yang punya pengaruh besar
achmad sholeh´s last blog ..Nggak Kuat Sodokannya
bnr bgt pak..mereka sering terlupa dan terabaikan
kehadirannya sangat kita butuhkan :)
an9el´s last blog ..kado spesial tahun baru
Memang wajib hukum-nya mengucapkan ‘terimakasih’ tentu di ucapkan dengan hati tulus. Dan meski hanya bilang ‘terimakasih’ jika tak terbiasa maka kata itu tak pernah terdengar
Andai saja ucapan ini menjadi sebuah kebiasaan, maka sesungguhnya tak kan ada jarak di antara kita, walau beda status.
Terima kasih.. :D
setitikharapan´s last blog ..Mencari Spirit Yang Hilang
sebuah kalimat yan9 biasa namun bermakna luar biasa jika diucapkan secara tepat :)
katanya seeh 3 hal yan9 susah di ucapin : maaf,tolon9 dan trimakasi..
wi3nd´s last blog ..~ p!kniK mUmeR ~
kadang kupikir, kehidupan kita ini banyak ditopang oleh orang2 kecil spt petugas cleaning service itu. jadi memang sudah sepantasnya kita berterima kasih kepadanya… :)
krismariana´s last blog ..Nostalgia Madiun
salam kenal, mampir ke blog saya juga ya teman (_ _)
kalau semua orang seperti bu sunflo..tentu akan terjadi keseimbangan di dunia ini :)
“terima kasih” kembali… :)
oke pak nanti saya cek ke TKP judul tulisan bapak :)…
salam kenal kembali mba… meli, lia, ana, atau yuni ni? :)
jangan sekali2 melupakan jasa mereka.. krn suatu saat kita akan menyesal jika melupakannya. bukan begitu pak?
terima kasih… :)
nah ini contoh yang baik.. mengajari tata krama mulai dari dunia pendidikan.. pasti guru2 teladan seperti pak sawali juga mempraktekannya :)
salam kenal juga :).. oke
betul bu..semua orang punya peran masing-masing..dan peran mereka itu ternyata sangat besar lho..
masukan yang bagus, bener itu bu… kata maaf tolong dan terimakasi sangat sulit untuk diucapkan sekarang ini
benar pak..mari kita budayakan mengucapkan terima kasih :))
berarti kalau wajib, tidak mengucapkannya berdosa ya pak? meskipun dalam hati saya setuju hal ini wajib untuk dilakukan..
iyah…bener banget….
saya baru sadar kalau hal kecil kadang merupakan hal besar saat kita tidak memperhatikannya..
terima kasih kembali…ngawinya di mana pak? saya sering lewat ngawi hehe
sama2… jangan bosan kembali lagi ya hehe
contoh negeri kita ini sangat kompleks ya pak..
andai 90% di negeri ini orang baik..hehe
kata “terima kash” itu tidak bisa dibeli dengan uang…..benar sekali itu pak :)
maaf mampir lagi mas, seperti biasa silaturahmi, ohya barusan saya menulis artikel tentang pelecean islam. jika tidak keberatan tolong beri responya. dan terimakasih sebelumnya.
langsung ke tkp pak..
sulit memang menerima bahwa kenyataannya beliau sangat menikmati setiap pekerjaannya tanpa mengeluhkan pekerjaannya, lantas apa yang didapatkan beliau untuk penghargaan ? cara sampean mengajaknya mengobrol pun sudah sangat berharga untuk beliau dengan pertanda bahwa kita sudah menghargai beliau :D
selamat beristirahat
-salam-
Hariez´s last blog ..Dunia
Cerita yang sangat menyentuh. Saya kira mas Wahyu bakalan marah duluan ketika dengan langkah gontai karena lelah mendapati keadaan yang tidak rapih.
Cool…
adelays´s last blog ..Blogging Award
siang kak :) kunjungan siang sebelum makan nich… :) semoga sehat selalu ya…
postingannya menginspirasi diajeng…makasih atas pencerahannya :)
Diajeng´s last blog ..Bunga Syurga Itu Adalah Wanita, dan Wanita Itu Adalah “Ibu Kita”
terimakasih untuk postingan yang sangat menyentuh ini
lama tak berkunjung postingan bang wahyu semakin menggugah saja dan semakin rame pengunjungnya…
(berkunjung di sela-sela kehilangan ide untuk melanjutkan riset)
banyak hal yang terlewatkan begitu saja … sampai untuk mengucapkan kata terima kasih kita tidak sempat, padahal ucapan terima kasih juah lebih mudah jika dibandingkan apa dan bagaimana orang lain lakukan yang dapat memberikan kita kenyamanan.
Postingan yang mengingatkan … banyak hal yang kecil dan sederhana kelihatannya, yang seharusnya juga dapat dihargai.