Saat pertama masuk Bangkalan melalui Suramadu saya melewati persawahan yang hijau. Jalannya persis seperti highway di luar negeri, mulus dan rata tidak bergelombang. Saya juga sempat jepret sana sini, namun karena kartu memori handphone saya kena virus alhasil semua jepretannya hilang. Mungkin karena di kanan kiri tidak ada penghalang, angin dari laut berhembus dengan sepoi ke sana kemari.
Hari sudah terik waktu itu, perut keroncongan tidak karuan. Si cacing sepertinya sudah meminta jatah. Saya sempatkan untuk mencari makanan khas Madura sepanjang jalan. >> Read more…
Ibarat anak kampung pergi ke kota, yang ada di benakku waktu itu mengunjungi Jembatan Suramadu. Konon cerita dari orang Surabaya, jembatan ini adalah ikon kedua Surabaya setelah Do**y. Do**y sendiri adalah “tempat wisata” yang paling banyak ingin dikunjungi oleh “turis” dari luar pulau. Bukan karena ingin menggunakan “jasanya”, tetapi karena penasaran.
Kembali ke Jembatan Suramadu, jembatan ini menghubungkan Surabaya-Madura melintasi selat Madura. Jarak tempuh rata-rata dari ujung Surabaya ke Madura sekitar 15-20 menit dengan menggunakan mobil atau motor. Saat jam 9 pagi melintasi, saya sengaja berjalan lambat. Angin dari laut berhembus kencang dan sepoi-sepoi. >> Read more…
Setelah hampir 1 minggu tidak senam jari di keyboard menulis blog, akhirnya tangan ini gatal juga. Sibuk memang, tetapi kegiatan ngeblog harus tetap berjalan dong. Bagaimanapun juga ngeblog bukan hanya milik orang yang punya waktu luang, tetapi juga bagi orang sibuk.
Beberapa hari yang lalu, sore masih seperti biasanya. Hanya awan hitam bergelayut di atas. Awan itu terasa sangat dekat. Tanpa kusadari kilatan cahaya pun berulang berkali-kali pertanda hujan akan segera turun. Ya, benar saja, tidak berapa lama hujan turun dengan derasnya. >> Read more…
29 Jan oleh Wahyu Reza Prahara di
Artikel
Beberapa tahun yang silam, seorang pemuda terpelajar dari Semarang sedang berpergian naik pesawat ke Jakarta.
Di sampingnya duduk seorang ibu yang sudah berumur.
Si Pemuda menyapa, dan tak lama mereka terlarut dalam obrolan ringan.
”Ibu, ada acara apa pergi ke Jakarta ?” tanya si Pemuda.
“Oh… Saya mau ke Jakarta terus “connecting flight” ke Singapore
nengokin anak saya yang ke dua” jawab ibu itu. >> Read more…
81 Komentar | Dikunjungi: 81 kali