Perusahaan minyak yang ada di Indonesia ini kebanyakan adalah perusahaan multinasional. Ada yang bermarkas di Amerika, Perancis, bahkan China. Tidak seperti di Arab (Bu Sunflo pasti lebih tau) dan Venezuela yang perusahaan minyaknya murni punya sendiri, Indonesia harus menggaet beberapa perusahaan multinasional itu karena alasan teknologi, pengalaman, dan modal yang mumpuni.
Nah, ceritanya aku “main-main” ke JOB Pertamina-Petrochina di Mudi, Tuban. Seperti biasa, tugas adalah tugas, tidak boleh ditinggalkan. Dari ExxonMobil di Banyu Urip, Bojonegoro, perjalanan ke Tuban memakan waktu sekitar 1 jam lebih. Berhubung akses jalan tidak semulus jalan tol Suramadu, maka tarikan mobil terasa berat. >> Read more…
Pengalaman ini sedikit aku share, agar kita bisa mengenal hak kita saat membeli obat. Aku tidak mempermasalahkan judul toko, nama warung, atau brand apoteknya. Aku juga tidak memperdulikan dokter, apoteker, atau siapa di balik fenomena ini. Tapi rasa-rasanya ini pengalamanku yang ketiga dalam membeli obat.
Dua malam lalu, aku dari acara makan malam berencana membeli obat pesanan teman. Bukan obat demam, flu, atau pilek. Obat ini untuk penyakit Herpes. Asal-usul virus penyebab penyakit belum jelas, ditengarai karena sanitasi air yang kurang. Jadilah malam itu aku ke apotek langganan. >> Read more…
Saat pertama masuk Bangkalan melalui Suramadu saya melewati persawahan yang hijau. Jalannya persis seperti highway di luar negeri, mulus dan rata tidak bergelombang. Saya juga sempat jepret sana sini, namun karena kartu memori handphone saya kena virus alhasil semua jepretannya hilang. Mungkin karena di kanan kiri tidak ada penghalang, angin dari laut berhembus dengan sepoi ke sana kemari.
Hari sudah terik waktu itu, perut keroncongan tidak karuan. Si cacing sepertinya sudah meminta jatah. Saya sempatkan untuk mencari makanan khas Madura sepanjang jalan. >> Read more…
Ibarat anak kampung pergi ke kota, yang ada di benakku waktu itu mengunjungi Jembatan Suramadu. Konon cerita dari orang Surabaya, jembatan ini adalah ikon kedua Surabaya setelah Do**y. Do**y sendiri adalah “tempat wisata” yang paling banyak ingin dikunjungi oleh “turis” dari luar pulau. Bukan karena ingin menggunakan “jasanya”, tetapi karena penasaran.
Kembali ke Jembatan Suramadu, jembatan ini menghubungkan Surabaya-Madura melintasi selat Madura. Jarak tempuh rata-rata dari ujung Surabaya ke Madura sekitar 15-20 menit dengan menggunakan mobil atau motor. Saat jam 9 pagi melintasi, saya sengaja berjalan lambat. Angin dari laut berhembus kencang dan sepoi-sepoi. >> Read more…
122 Komentar | Dikunjungi: 228 kali