"Katupat Batumis" di Warung Ketupat Hj. Ramlah Martapura

Kalau siang-siang itu nyarinya makan siang, maka itu memang sudah sewajarnya. Sebab itulah, tempo hari menghubungi Warm, yang bekerja di Kab. Banjar itu buat makan siang. Karena sedang belum tahu mau menu apa dan dimana, jadinya berserah diri saja kepada beliau. Kesepakatannya: Jam 12 siang akan jemput beliau dikantornya, dan kemudian terserah beliau saja mau mengarahkan kemana. Yang pada perkembangannya, lanjut lagi jemput seorang kawan lainnya, di kantor yang berbeda. Pak Ramli namanya.

"Ketupat Betumis!" demikian menu yang diucapkan oleh Warm disusul dengan memberikan petunjuk dimana warung yang dimaksud dan akan dituju. Yang kemudian ternyata diketahui bernama Warung Ketupat Hj. Ramlah di Pasar Papan, Martapura. Ngeeeeng... jadilah meluncur ke sana, bertiga. Dengan niat yang konsisten: makan siang!

Alhasil, jadilah sampai di Warung Ketupat Hj. Ramlah, di Pasar Papan, Martapura ...

Ketupat Betumis - Hj. Ramlah, Pasar Papan Martapura
Ketupat Betumis - Hj. Ramlah, Pasar Papan Martapura

Ketupat Betumis atau Katupat Batumis dalam lidah Orang Banjar, ya memang adalah menu yang terbuat dari ketupat, pakai kuah, pakai tumisan. Bisa disantap pakai lauk tambahan bila mau.

Mageli - Warung Ketupat Hj. Ramlah, Pasar Papan Martapura
Mageli
Lauk tambahan yang tersedia di Warung Ketupat Hj. Ramlah (yang terlihat saat itu) adalah sate ayam, telur pindang, dan mageli.

Harga satu porsi Ketupat Betumis-nya murah, yakni 6000 (enam ribu) rupiah, sebagaimana tertulis dalam daftar harga yang terpampang pada dinding warungnya. Mageli, gorengan itu, harganya 500 (lima ratus rupiah) per-biji. Sementara harga² lainnya (termasuk tapi tidak terbatas pada: harga sate, harga minum, harga telur, harga kue/panganan, dll.) sudah lupa. Maaf.
😋

Mengenai Rasa?
Tentu saja, soal rasa ini adalah urusan pribadi. Tiap orang punya penilaian masing-masing. Namun secara umum, rasa Ketupat Betumis-nya enak. Demikian pula kata Warm. Rasa satenya juga enak, yang ada sate ayam, tulangan, dan kulit. Hanya saja, bagi lidah tertentu (-macam lidah saya-), rasa ketupat betumisnya memang cenderung agak terasa manisnya. Walau demikian, rasa manisnya tidak terlalu dan tidak mengganggu.

Lokasi?
Bagi yang mau mencoba Ketupat Betumis (atau menu ketupat lainnya, misal: Ketupat Mie) di Warung Ketupat Hj. Ramlah, Pasar Papan Martapura dapat menuju lokasi sebagaimana terlampir pada peta ini:

Warung Ketupat Hj. Ramlah, Pasar Papan, Martapura

Catatan khusus:
- Jam buka: 13.00-18.30 Wita
- Senin & Kamis: Tutup!


Komentar

  1. Waduh ini ulasannya singkat padat merayap eh lengkap, asik

    BalasHapus

Posting Komentar