Shin Lim: Pertunjukan yang Tak Sekedarnya

Kali ini, ingin mengawali dengan sebuah potongan komentarnya Penn Jillette, yakni "I believe, that is the only You use of smoke I've seen in a magic tricks that was sincerely beautiful." Komentar tersebut disampaikan oleh Penn Jillette dalam acara Penn & Teller Fool Us saat mengomentari pertunjukan yang dibawakan oleh Shim Lim. Pertunjukan yang bahkan Teller tidak tahu bagaimana caranya Shim Lim menghilangkan spidol.

Shin Lim on Penn & Teller Fool Us
Yup... ini memang berangkat dari sebuah pertunjukan sulap yang dibawakan oleh Shin Lim, dan itu pertama kali saya lihat melalui YouTube pada 2015 lalu, dan sampai sekarang tidak pernah bosan menikmatinya berulang kali. Alih-alih berusaha mengetahui rahasia sulapnya, saya justru sangat menikmati sisi lain dari tontonan itu. Tentu saja, yang terutama juga takjub dengan permainan trik kartu yang begitu luar biasa.

Sebelumnya, inilah pertunjukan yang dimaksud:


Salah satu sisi yang menarik perhatian saya begitu rupa adalah bagaimana pertunjukan tersebut dikemas. Diawali dengan komposisi berjudul "Mind Heist" karya Zach Hemsey, dan kemudian disusul dengan komposisi berjudul "Time" karya Hans Zimmer. Selain suasana yang dibangun dengan penggunaan backsound yang keren, pengaturan langkah dan waktu yang dilakukan oleh Shin Lim juga luar biasa. Begitu fit dengan musik latarnya.

Nampaknya Shin Lim memang begitu memperhatikan hal yang satu ini. Contoh lainnya lihat saja saat pertunjukan permainan kartu lainnya, yang bernama 52 Shades of Red, yang didukung dengan penggunaan musik latar "Oblivion" dari M83 feat. Susanne Sundfør serta "Outro" yang juga dari M83.

Pendek kata, pertunjukan yang dibawakan Shin Lim memang lebih dari sekedar permainan sulap atau trik kartu. Namun sebuah pertunjukan yang komplit, yang sudah sangat jelas dipersiapkan dan dikemas dengan sangat serius dan luar biasa, plus detil.

Komentar

  1. itu bagus, tapi hati saya masih tak mau berpaling dr David Blaine #halagh :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jika saja ini tak menyangkut soal selera, maka mungkin sudah akan kubilang: dasar keras kepala.
      :D

      Hapus

Posting Komentar