Depot Abu Nawaf: Masakan Arab di Banjarbaru

Sebenarnya sudah lama kepingin mencoba makan di tempat yang bernama Depot Abu Nawaf yang ada di Banjarbaru dan secara khusus menyediakan menu-menu masakan arab. Bahkan pernah dulu pada suatu malam, sudah masuk ke halamannya, tapi langsung putar balik dan batal dengan alasan yang mungkin sedikit konyol. Sampai pada suatu waktu yang tak lama lalu baca reviewnya Mbak Ruli Retno. Ya, sudah dipastikan juga ada menu lain selain daging, jadilah dipastikan akan ke sana. Mantap sudah.

Sehinggapun tadi malam, yang itu adalah malam Minggu di Banjarbaru, berbekal dengan niat yang sudah tertancap sedari sore, serta rasa lapar setelah melaksanakan acara tanam menanam di pekarangan, jadilah cus meluncur kesana. Tempatnya Depot Abu Nawaf berada. Dan itu adalah di depannya Masjid Hajjah Nuriyah, Jl. A. Yani Km 32, Loktabat Banjarbaru. Masuk saja melalui gerbang masjid, maka pada sebelah kanannya akan langsung menemukan Depot Abu Nawaf. Parkirnya sangat luas, bisa buat dibikin lapangan sepak bola, atau beberapa lapangan badminton.

Begitu masuk yesss... ini suasana yang tenang, cocok buat tempat makan. Sebab memang sayanya itu selalu mengelompokkan, apakah sebuah lokasi itu sebagai tempat makan atau tempat nongkrong. Sahih, Depot Abu Nawaf cocok sebagai tempat makan. Tenang juga santai. Lesehan semua. Memang sangat cocok buat makan bersama keluarga ataupun teman-teman. Sendirian juga.

Depot Abu Nawaf: Masakan Arab di Banjarbaru
Suasitu Depot Abu Nawaf, Masakan Arab di Banjarbaru
Menunya macam-macam. Untuk nasi ada nasi biryani, nasi kabsa, dan nasi mandi. Lauknya ada kambing, ayam, juga ikan. Ya juga ada pilihan lain selain itu, semisal sambosa, dan lain-lain. Kalau haus, juga tersedia beragam minuman. Hanya saja, ada air dalam tempat tertentu yang harus diperhatikan. Yakni itu air yang berada dalam ceret (warna hijau itu) pada setiap meja. Kadang ada saja yang tidak tahu. Dikira itu buat minum. Air itu adalah buat cuci tangan, dan tempat di bawah ceret itu adalah penampungan air bekas cucian. Jangan salah soal ini, kan sudah ini dikasih tahu.

Depot Abu Nawaf: Masakan Arab di Banjarbaru
Nasi Mandi Abu Nawaf
Tadi malam itu, pilihan jatuh pada Nasi Mandi dengan lauk ayam, sebab memang tak lagi menyantap daging kambing maupun sapi. Seandainya ada daging kijang/menjangan ataupun daging kuda, maka jelas akan memilih itu. Karena hanya dua macam daging itulah yang sekarang saya bisa makan. Disuguhkan dalam keadaan panas-panas, oh... ini sedap. Hanya saja, untuk lidah saya sama sekali tidak merasakan pedas pada sambalnya. Tapi tentu saja soal ini sangat subyektif. Tergantung lidah dan daya tahan.

Untuk harga, ya.. soal ini mungkin relatif ya. Namun untuk kisaran harga yang berlaku di Banjarbaru, plus dengan kurs rupiah saat ini, ya masih rata-rata saja. Yang jelas pada prinsipnya, sesuai saja jumlah yang dibelanjakan dengan apa yang didapatkan, rasa dan suasana. Sebagai gambaran, mungkin bisa cermati langsung daftar menu berikut harganya ini:

Depot Abu Nawaf: Masakan Arab di Banjarbaru
Daftar Menu dan Harga di Depot Abu Nawaf Banjarbaru

Baiklah, jika ingin kuliner-an menuju lokasi Depot Abu Nawaf di Banjarbaru, silakan lihat peta berikut, atau kalau bingung, ya patokannya sudah digambarkan di atas itu:

atau silakan klik tautan berikut: goo.gl/maps/meB9SbbGre12

Baiklah, pada akhirnya selamat hari Ahad. Besok sudah mulai puasa Ramadhan. Selamat menjalankannya bagi yang menjalankannya.

Komentar

Banyak yang baca dalam 30 hari terakhir:

Berbahayakah Menarik Rambut Hingga Berbunyi?

Original Soundtrack (OST) Dilan

Jadwal Buka Puasa Bersama Ramadhan 1437 H Kota Banjarbaru