Perubahan Lapangan Bola Menjadi Taman Murjani Banjarbaru

Bagi warga Kota Banjarbaru maupun yang pernah berkunjung ke Kota Banjarbaru, rasa-rasanya akan tahu dengan yang namanya Lapangan Murjani. Itulah adanya semacam alun-alun yang terletak di pusat Kota Banjarbaru. Persis di depan Balai Kota Banjarbaru. Lapangan Murjani terbagi atas dua bagian utama, yakni lapangan beraspal dan lapangan bola.

Tentang Lapangan Murjani sendiri sudah beberapa kali dituliskan pada blog ini. Namun untuk kali ini adalah khusus pada bagian lapangan bolanya. Yakni perubahan lapangan sepak bola Murjani menjadi taman keluarga dan hutan kota mini.

Niatnya, itu lapangan sepak bola akan ditiadakan sama sekali dan diubah fungsi. Berarti kalau mau main sepak bola, silakan gunakan lapangan lain yang ada di Kota Banjarbaru. Ada stadion mini, ada lapangan bola milik Brimob, ada lapangan Porgala, dan lain-lain tempat lagi.

Lapangan Bola menjadi Taman Mujani Banjarbaru, Mungkinkah?

Pada bagian Murjani yang kini berfungsi sebagai lapangan sepak bola, akan dibuat sebuah taman terbuka, yang konsep dasarnya cocok untuk keluarga. Ini berarti tidak hanya cocok buat pacaran semata. Sebagai peneduh hanya akan terdiri dari pohon-pohon yang rindang. Juga akan tersedia fasilitas bermain untuk anak-anak. Kenapa untuk anak? Biar anak-anak di Banjarbaru miliki tempat bermain yang layak di luar ruang. Jangan dibiasakan terkurung di rumah mainan gagdet. Agar biasa bersosialisasi dan gaul dengan anak-anak sepermainan.

Taman yang dipenuhi dengan bunga tersebut juga dilengkapi dengan beberapa tempat duduk. Selain itu juga seluruh bagiannya akan ditanami rumput dan hanya beberapa saja yang akan menggunakan paving block sebagai jalur jalan kaki. Oh iya, rerumputan itu juga adalah jenis terpilih yang cocok dengan iklim di Banjarbaru serta nyaman bagi pengunjung yang ingin duduk lesehan santai.

Satu-satunya bangunan yang memiliki atap pada konsep baru Lapangan Murjani tersebut adalah sebuah panggung mini, yang berukuran ± 4x6m² tanpa dinding. Ya selain fungsi utama sebagai panggung mini, siapa tahu juga diperlukan bagi pengunjung yang tiba-tiba saja perlu tempat berteduh karena hujan deras yang mendadak datang tanpa pemberitahuan.

Tentu saja, fungsi utama panggung itu adalah sebagai tempat atau fasilitas bagi warga Banjarbaru yang ingin menampilkan dirinya. Mau nyanyi, tari, baca puisi, dan lain-lain bentuk. Pendek kata, apapun itu yang ingin ditampilkan dan miliki nilai positif, silakan tampil. Karena panggung juga sudah akan dilengkapi dengan perangkat tata suara yang memadai.

Cuma, keberadaan panggung ini masih bersifat opsional, bisa ada, bisa ditiadakan. Sebab pada jarak yang tak jauh sudah ada panggung, yakni Panggun Bundar Minggu Raya, dan panggung di Taman Van Der Pijl.

Lapangan Murjani yang akan berganti nama menjadi Taman Murjani Banjarbaru (atau bisa juga Alun-Alun Murjani) tersebut tentu saja juga akan dilengkapi dengan lampu-lampu penerangan. Selain sebagai pelengkap dan penghias untuk memperindah taman, juga secara fungsional untuk menerangi taman kala malam.

Tentu saja, pengunjung yang berkunjung ke Taman Murjani ini tidak akan dipungut biaya serupiahpun. Sepenuhnya gratis. Yang diperlukan hanyalah kesadaran untuk menjaga taman jangan sampai dirusak dengan cara apapun. Berani merusak, maka Satpol-PP Kota Banjarbaru akan memproses Anda. Jika terbukti, maka salah satu bentuk hukumannya adalah mengembalikan apa yang telah dirusak menjadi sebagaimana semula.
Sekarang, adalah bagian paling penting dan mendasarnya sebelum ditanyakan kapan perubahan ini dilakukan, yakni: Apakah Lapangan Bola Murjani akan benar-benar dirubah menjadi Taman Murjani? Kata kuncinya terletak pada awal alinea ketiga di atas, yakni pada kata: NIATNYA
Ya... begitulah, Bapak Ibu Sodara-Sodari, ini cuma niatnya, niat sayanya jika miliki kekuasaan di Banjarbaru untuk melakukan "ini itu" untuk menyenangkan masyarakat Kota Banjarbaru ini. Hanya saja, berhubung saat ini tidak atau belum memiliki kekuasaan itu, ya dibatasi sebagai niatnya saja dulu. Namun tentu juga bisa disampaikan kepada pihak-pihak terkait yang memilki otoritas.
Akhirnya, sebab oleh niat sayanya ini sudah dilemparkan ke ruang publik, jadi ingin tau bagaimana pendapat masyarakat Kota Banjarbaru: Setujukah terhadap ide perubahan fungsi Lapangan Bola Murjani ini?
Jika setuju, maka berarti kita sama, meski tak semua dasar pemikirannya saya tuliskan di sini. Sekedar lontaran awal. Jika tak setuju, ya artinya kita tidak sama. Begitu saja siiih.... Ini bukan fait accompli, namun jika Anda setuju, Anda telah membuat saya dan banyak orang akan bahagia, percayalah.

Komentar

  1. knepa dari td masukin komen, dgn alamat blog auk, gagal selalu :(

    BalasHapus
    Balasan
    1. Belum tau kenapa sebabnya.
      Tapi ini lagi curiga bahwa google sedang berusaha memaksa agar komentar yg hanya menggunakan nama/url atau anonimous untuk melakukan verifikasi recaptcha.

      Hapus
  2. itu recaptcha di blog auk sudah dinonaktifkan sebenernya, tapi tetap saja, pengunjung yg ingin komen harus ngisi captcha, ya yaya begitulaah

    BalasHapus

Posting Komentar