Original Soundtrack (OST) Dilan

Dilan, adalah karakter anak SMA yang menarik banyak pembaca khususnya wanita dalam buku tulisan Pidi Baiq (Imam Besar The Panasdalam), yakni: Dilan, Dia adalah Dilanku Tahun 1990 dan buku kedua yang berjudul Dilan, Dia adalah Dilanku Tahun 1991. Cuma sudahlah, tidak akan bicara soal Dilan di sini. Silakan beli bukunya, dan baca sesuai dengan selera masing-masing.

Dilan, Dia adalah Dilan
Dilan, Dia adalah Dilan
Hanya saja memang ada pihak yang ingin agar kisah Dilan difilmkan, ada juga yang tidak. Pidi Baiq sendiri sudah beberapa kali menyatakan tidak akan membuat Dilan menjadi film kecuali dia sendiri yang bikin.

Lagi-lagi sudahlah, ditengah perbedaan selera dan keinginan, biarkan saja soal itu. Ikut bagaimana mau dan inginnya Pidi saja. Walau secara pribadi juga termasuk golongan yang tidak setuju jika Dilan difilm-kan.

Nah, sekarang soal lainnya. Lagu, ya lagu. Karena selain dikenal sebagai penulis, ilustrator, dan Pak Haji, Pidi Baiq juga membuat lagu. Boleh ragukan Pidi dalam urusan membuat kue bolu, namun dalam soal membuat lagu, maka lagu-lagunya sudah pasti akan disukai oleh mereka yang suka lagunya. Yang tidak suka ya tidak akan.

Kalau kemudian ada lagu yang dibuatnya dalam urusannya dengan Dilan, maka rasa-rasanya sampai saat ini sudah ada 3 buah lagu yang dipublikasikan di internet, ya semacam menjadi original soundtrack (OST) Dilan. Lagu-lagu tersebut khususnya dipancarluaskan melalui kanal SoundCloud-nya Pidi sendiri. Ketiga buah lagu itu adalah:
  1. Voor Dilan
  2. Voor Dilan #2 (Kaulah Ahlinya Bagiku)
  3. Dulu Kita Masih SMA
Dalam urusannya dengan lagu ini, maka yang paling menarik adalah pada sisi lirik, semacam memiliki nilai rasa tersendiri. Tidak bombastis, sederhana saja, namun khas dan kuat. Jika memang ada yang akan mengelompokkan lagu-lagu tersebut sebagai lagu cinta, maka tentu akan menjadi lagu cinta yang tak biasa.

Dulu Kita Masih SMA, meski memiliki nada-nada yang menarik, namun ini lagu berbahaya jika didengarkan menjelang pelaksanaan reuni sekolah. Voor Dilan #2, bertempo lambat dan sedikit lebih nyastra dari pada kedua lagu lainnya. Voor Dilan, ya mungkin lagu ini cocok menjadi lagu kebangsaan bagi mereka yang minimal susah move on, namun tetap pada akhirnya juga diingatkan untuk sudahlah.

ya, sebagai sample, ini lagu Voor Dilan itu (disisipkan dari soundcloud, kalau tak muncul pada peramban Anda langsung buka soundcloud saja), sisanya silakan klik itu judul-judul lagunya:


Aku mungkin bukan aku yang dulu | Bukan lagi yang selalu berdua denganmu | Waktu telah membawa aku pergi | Tetapi perasaanku tetap saja | Kepadamu | Hari baik yang dulu | Sudah baik padaku | Terimakasih aku suka | Kamu | Itu akan | Selalu | Jadi mengapa harus lama-lama termenung | Waktu terus bergerak bahkan ketika kau diam | Biarkan rindu bagiku yang pernah bahagia | Masa indah di sekolah bersamamu | Dahulu...

Komentar

Posting Komentar

Banyak yang baca dalam 30 hari terakhir:

Berbahayakah Menarik Rambut Hingga Berbunyi?

Depot Abu Nawaf: Masakan Arab di Banjarbaru