Poster yang Tak Lagi Sama

Tau poster kan? Itu yang umumnya ditempel pada sesuatu. Bermacam-macam isinya, tergantung si penempel. Meski poster memiliki pengertian tersendiri dalam bahasa Indonesia. Pada jaman kami sekolah dulu, poster sangat lekat dengan para musisi rock. Jadi bukanlah hal yang aneh jika di kamar ditemukan poster-poster para rocker. Pemain musik, vokalis, maupun formasi lengkap sebuah group musik rock atau full band.

Di Kalimantan Selatan sini, mungkin poster yang paling banyak ditemukan sampai dengan saat ini adalah poster yang merupakan foto dari seorang tokoh alim besar, yakni poster (Alm.) Guru Muhammad Zaini bin Abdul Ghani al-Banjari, atau yang biasa disapa Guru Sekumpul.

Pada suatu siang, yang kebetulan lagi makan siang bersama Warm, terlihatlah sebuah poster yang baru kali ini kulihat, yakni poster macam berikut ini:


Ya... itu adalah poster dengan judul Mengenal Batu Cincin. Benar-benar sebuah poster yang upto date. Sesuai dengan musim yang lagi aneh ini.
Apa yang menarik bagi kami bukanlah tentang poster yang terlihat tersebut. Melainkan poster yang pernah terlihat, dan kini tak lagi pernah melihatnya.
Dua macam poster yang kini tak pernah lagi melihat tertempel adalah poster yang berisi daftar menteri kabinet, dan poster yang berisi foto-foto pahlawan nasional. Entahlah, apa memang sudah tak ada, atau sebatas kami yang tak lagi melihatnya. Bagaimana, ada yang akhir-akhir ini melihat kedua poster itu?

Komentar

  1. saya masih inget dua tokoh yg selalu muncul di poster di dinding sekolah dasar dulu : pak Sujudi dan pak Harmoko, legend sekali mereka, sampai2 saya masih bisa mengingatnya

    BalasHapus
  2. Ingatan yang luar biasa. Saya harus mengingat lagi siapa itu Pak Sujudi. Kalau Pak Harmoko memang sudah sangat familiar.

    BalasHapus

Posting Komentar