65 Tahun Provinsi Kalimantan Selatan

14 Agustus 2015 mendatang, Provinsi Kalimantan Selatan genap berusia 65 tahun. Selamat untuk itu. Jika dibandingkan dengan manusia, khususnya Warga Negara Indonesia, tentu pada usia ini sudah pegang Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang masa berlakunya seumur hidup. Tapi ini tentang daerah. Belum ada patokan secara tegas dan jelas sebuah daerah itu dikategorikan masih muda atau sudah tua.

Tapi itu hanya soal usia. Itu sebatas soal wilayah administrasi. Karena wilayah takkan bermakna bila tak ada yang mengisinya. Maka jelaslah, penduduk atau masyarakat Kalimantan Sendirilah yang harus memutuskan, akan membuat daerah ini menjadi seperti apa. Orang-orangnyalah yang harusnya mampu memberikan makna.

65 Tahun Provinsi Kalimantan Selatan
Mungkin klise, tapi nyata adanya, bahwa memang masih banyak yang harus dilakukan. Data-data statistik memang bisa bicara tentang banyak hal, menegaskan sebuah pencapaian, namun lebih dalam dari itu, adalah bagaimana masyarakat merasakan.
65 tahun Kalimantan Selatan. Bagi yang tinggal di sini, apa yang kawan rasakan? Semoga itu menyenangkan. Jika belum, janganlah menunggu orang lain. Berusahalah hingga bisa begitu.
Sudah pasti, pemerintah bukan Tuhan. Pemerintah tak bisa melakukan semuanya. Pemerintah juga tak boleh semaunya. Kupikir, lakukan saja yang terbaik yang kita bisa, untuk masing-masing atau keluarga, maka itu sudah sangat membantu. Biar saja pemerintah melakukan apa yang sudah menjadi kewajibannya. Sesekali diingatkan jika keliru, juga perlu.

Karenanya, terima kasih pada siapapun yang telah berusaha semampunya untuk kebaikan daerah ini. Semoga kami bisa mencontohnya, dan memberikan manfaat bagi orang banyak. Sementara yang hobinya merusak, aku yakin, mereka juga sadar bahwa hidup tak selamanya.

Selamat 65 tahun, Kalimantan Selatan.
Bahagialah selalu...

Komentar

  1. Selamat ulang tahun Kalimantan Selatan, bahagia tak bahagia tetap saja 65 tahun. Nikmati dan berbahagialah.
    Yang hobi merusak biar tak menjadi contoh, walau mereka tahu hidup tak selamanya :)

    BalasHapus
  2. saya malu, sekolahpun masih belum selesai, jadinya tak bisa berkata apa2..

    Cuma semoga kampung ini ada niat untuk memperbanyak pohonnya

    dan tetap di bagian bawah ada peringatan untuk begini tulisannya : .. Please use http:// in front of your url

    BalasHapus
  3. Benar juga. Usia tak bisa ditahan karena apapun.

    BalasHapus
  4. Aamiin. Semoga makin banyak pohonnya. Akan menyenangkan.

    Setelah ditelisik keluhan sampeyan, ternyata benar. Itu adalah ulah CommentLuv, agar sistemnya bisa bekerja secara optimal. Lagi pula tinggal nambahin dikit ini
    :D

    BalasHapus

Posting Komentar

Banyak yang baca dalam 30 hari terakhir:

Berbahayakah Menarik Rambut Hingga Berbunyi?

Original Soundtrack (OST) Dilan

Depot Abu Nawaf: Masakan Arab di Banjarbaru