Cara Jitu "Ngetes" Nilai Batu Akik

Akhir-akhir ini memang lagi benar-benar jamannya batu akik, tren-nya luar biasa. Hampir di merata tempat di sini banyak dijumpai orang yang jualan batu akik. Baik yang masih bongkahan atau sudah digosok. Tidak jarang ditemui adanya perubahan usaha, dari pencuian sepeda motor, jualan pulsa, atau lainnya, berubah jadi tempat penggosokan batu ataupun jualan batu. Musimnya batu. Selain mulai musim kemarau.

Obrolan sehari-hari? Ya... juga kerap kali terdengar obrolah seputar batu akik. Soal jenis dan nama batu, soal motif, soal khasiat, dan tentu saja termasuk soal harga-harga batu. Pendek kata, begitu banyak orang yang menjadi begitu faham soal batu. Tapi tetap saja aku tidak termasuk salah seorang diantaranya. Masih tak faham dan tak mengikuti soal ini.

Bagi penghobi, baik yang karena memang hobi atau karena sekedar ikutan tren, masing-masing tentu memiliki dasar atau alasan kenapa menyukai jenis batu tertentu. Boleh jadi karena warna, motif, atau sebab lainnya. Karenanya nilai batu menjadi begitu relatif. Dasarnya mungkin adalah minat dan kecocokan harga antara penjual dan pembeli.

Sekarang, bagaimana cara paling jitu untuk menentukan nilai/harga sebuah batu? Nilai disini bukan semata soal uang, tapi juga nilai dalam bentuk lainnya bagi si pemilik batu. Mungkin kenangan, mungkin cerita khusus, atau apapun itu.

Mungkin, cara yang paling sederhana untuk menguji tinggi rendahnya harga/nilai sebuah batu akik bagi pemiliknya adalah dengan menggunakan sungai atau sumur juga boleh.

Caranya?
Sangat sederhana! Lemparkan itu batu ke dalam sungai atau sumur. Jika pemiliknya secara spontan dan rela terjun ke dalam sungai/sumur untuk mencari batunya, maka hampir dapat dipastikan bahwa batu tersebut bernilai begitu tinggi bagi pemiliknya. Untuk alasan apapun. Yakinlah.

Dan, setidaknya Imal pernah bilang dalam pledoi pengguna batu akik-nya, toh batu tetap batu, walau dipakai oleh presiden dari negara manapun.

Komentar

  1. hahaha setelah melempar, telponlah rumah sakit terdekat untuk memastikan perawatan anda tepat waktu

    BalasHapus
  2. Sungguh terlaluh. Hadang pian menghadap bapa, ulun ambil batu pian, ulun tawak ke jalan.

    BalasHapus
  3. ihihihihi... faktor itu juga memang harus diperhitungkan

    :D

    BalasHapus
  4. waduh... gawat ini. perlu antisipasi. ihihi..

    :D

    BalasHapus
  5. lagi booming banget ini batu akik wkwkk. Salam knal gans! Kunjungan pertama nih disini, ditunggu kunjungan baliknya ye gan :D

    *blogger banua

    BalasHapus
  6. dan musimnya akan segera berlalu. mungkin :)

    BalasHapus

Posting Komentar