Mereka yang Mempertahankan Diri

Jika merujuk pada KBBI, tahan yang menjadi kata dasar dari mempertahankan adalah bisa berarti tetap keadaannya (kedudukannya, dsb) meskipun mengalami berbagai-bagai hal. Tapi tentu, ini bukanlah mengenai pelajaran Bahasa Indonesia. Bukan pula soal bela diri apalagi pertahanan negara.

Hanya saja, sebuah akuarium kosong di belakang rumah memberikan gambaran yang nyata. Bagaimanapun ikan air tawar dan laut memiliki habitat yang jelas berbeda. Cara hidup dan kemampuan bertahannya juga mungkin jelas berbeda.

Aku tidak tau persis bagaimana dengan kucing persia. Entah bagaimana kehidupan nenek moyang kucing itu dulu waktu di Persia. Samakah dengan yang anak-buyutnya alami di sini.

Berbeda halnya lagi dengan jambu dan ayam bangkok. Ini mungkin akan panjang kaitannya dengan Thailand. Entahlah. Kepastian yang nyata dari itu semua adalah bahwa manusia, jelas bukan ikan, kucing, jambu atau ayam.

Konon, salah satu kemampuan terhebat milik manusia itu adalah beradaptasi dengan lingkungannya. Dalam kaitannya dengan bertahan hidup, kemampuan beradaptasi dengan lingkungan adalah memang teramat penting. Namun pada hal lainnya, entah banyak atau sedikit, kemampuan "mempertahankan diri" akan lebih penting untuk membuat seseorang akan tetap hidup atau tidak.

Seseorang yang masuk ke dalam sebuah sistem yang sama sekali baru baginya, pada kasus tertentu harus memiliki kemampuan mempertahankan diri. Agar tetap hidup hatinya, agar tetap berisi jiwanya.

Komentar

Banyak yang baca dalam 30 hari terakhir:

Berbahayakah Menarik Rambut Hingga Berbunyi?

Original Soundtrack (OST) Dilan

Depot Abu Nawaf: Masakan Arab di Banjarbaru