Mari Tutup Lapangan Murjani Banjarbaru

Sejenak, saya ingin Anda membayangkan keadaan kawasan Lapangan Murjani, yang dapat dikatakan sebagai alun-alun di Pusat Kota Banjarbaru itu, melalui ilustrasi berikut:

Sabtu sore, satu keluarga muda nampak asyik berjalan di seputar Lapangan Murjani. Anak kecil yang belum genap berusia tiga tahun sesekali berlari. Lepas dari pegangan orang tuanya. Ayah ibunya tersenyum dan membiarkan anaknya mengenal lingkungan dengan caranya dengan tanpa khawatir akan keamanan si anak.

Pada sisi lain, anak-anak muda duduk santai, lesehan dan berkelompok di koridor sepanjang kawasan Murjani. Mereka menikmati ragam jajanan ringan yang tersedia. Mereka asyik berbincang, tertawa dan bercengkerama. Tanpa harus terganggu oleh suara ribut kendaraan bermotor.

Sementara itu, tak kalah menyenangkannya adalah memperhatikan para penjual kerajinan tangan, baik tradisional maupun tidak, yang dijual secara lesehan pula di salah satu bagian kawasan Murjani. Tidak ada barang produksi pabrik yang dijual di sana dan kerennya semua adalah produk warga Banjarbaru. Tertarik membeli? Silakan langsung tawar menawar. Harga pas langsung bungkus.

Itulah beberapa snapshot yang mungkin terjadi dari Sabtu sore sampai dengan Sabtu Malam atau malam Minggu.

Balai Kota dan Kawasan Lapangan Murjani Banjarbaru
Sementara keesokan harinya, tetap akan terjadi sebagaimana biasa. Minggu pagi Murjani akan tetap menjadi pusat kegiatan warga Banjarbaru dan sekitarnya. Jogging, senam pagi, dan lain sebagainya. Anak muda, orang dewasa, sendiri, bersama teman atau keluarga. Menyenangkan.
Namun tentu, saat ini yang dapat dilihat dan rasakan hanyalah apa yang terjadi pada Minggu pagi sampai dengan siang itu. Sementara ilustrasi Sabtu sore - malam itu hanyalah khayalan semata
Sabtu sore sampai dengan malam Minggu, kawasan Murjani adalah kawasan yang padat dan riuh dengan kendaraan bermotor. Bahkan kerap kali kawasan lapangannya sendiri dijadikan sekelompok anak muda untuk jadi tempat balap liar. Malam minggu menjadi tempat yang tidak enak untuk keluarga bersantai di sana.

Sampai pada suatu malam, saat saya bicara kian kemari bersama Pak Benyamine HE dan Yulian, ternyata apa yang saya sampaikan juga menjadi pemikiran mereka, yaitu:
Terbersit sebuah ide untuk menutup total kawasan Murjani dari kendaraan bermotor pada setiap Sabtu sore sampai dengan Minggu pagi. Kawasan Murjani sepenuhnya akan menjadi kawasan jalan kaki sepanjang waktu itu
Melalui penutupan kawasan itu dari kendaraan bermotor, kawasan Murjani akan dijadikan tempat sebagaimana yang sudah ada dan diberikan nilai tambah, yakni:
  • Tidak hanya akan mengurangi polusi dari asap kendaraan bermotor, juga polusi suara dan potensi masalah lain, seperti balapan liar dan sejenisnya.
  • Murjadi akan menjadi tempat yang bersahabat untuk semua orang, termasuk untuk keluarga.
  • Melalui penyediaan tempat bagi para pengrajin di Banjarbaru, maka para pelaku UMKM di Banjarbaru ini sedikitnya akan mendapatkan show room murah meriah.
Mengenai parkir? Jangan khawatir. Banyak ruas jalan di kawasan Murjani yang dapat digunakan sebagai kawasan parkir dengan tanpa harus mengganggu pengguna jalan lainnya. Bahkan melalui kebijakan yang tegas dan tepat, Pemko Banjarbaru dapat memperoleh tambahan PAD dari sektor ini.

Tentu saja, ini hanyalah sekedar sebuah pemikiran. Akan ada dua buah pertanyaan yang terkait dengan hal ini, yakni apakah Anda yang kebetulan membaca tulisan ini memiliki pemikiran yang sama/setuju, serta apakah Pemko Banjarbaru memiliki pemikiran lain terkait dengan pengelolaan kawasan Murjani.

Saya meyakini, Murjani saat ini sudah bukan hanya milik warga Banjarbaru, tapi warga dari daerah lain juga kerap menggunakannya untuk beraktivitas, baik untuk hal yang positif ataupun negatif.

Komentar

  1. asyik dan kreatif, tentu sangat Banjarbaru untuk direalisasikan.

    BalasHapus
  2. ya.. mari kita bersama si pengambil keputusan..untuk merealisasikan ini....

    BalasHapus
  3. asiiik,.. sangat kreatif dan inovatif,
    saya salah satu event organizer berencana membuat konsep kegiatan akbar di sana, smoga dapat segera terlaksana,..
    mohon info dan masukanya,...

    BalasHapus

Posting Komentar