Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2012

Solusi Alternatif dan Ajaib Mengatasi Tawuran

Gambar
Suatu hari dulu, famili yang masih duduk di bangku TK itu pulang dan bercerita bahwa ia baru saja dikeroyok. Begitu ditanya, ia memberikan jawaban bahwa ia dan 2 orang temannya yang lain dikeroyok oleh 2 orang anak lainnya! Hei... 3 orang dikeroyok oleh 2 orang? Maka tentu ada matematika yang salah.

Tapi tentu bukan soal famili kecil itu. Bahwa akhir-akhir ini berita tentang tawuran (khususnya) pelajar yang bahkan sampai memakan korban menyita perhatian banyak pihak. Bahkan tak kurang dari seorang menteri sampai menyoroti persoalan ini. Namun demikian, tetap ada rasa syukur yang harus saya panjatkan.

Bersyukur? Ya... benar! Bersyukur.

Sepanjang hidup ini, sekali lagi, sepanjang hidup ini tidak pernah sekalipun saya temui tawuran antar pelajar di Banjarbaru dan Kalimantan Selatan. Maka kemungkinan paling buruk adalah tidak pernah saya dengar. Tapi, jika ada duel antara si A dan si B, satu lawan satu, maka tentu saya dulu juga pernah jadi pelaku. Itu biasa :mrgreen:

Mungkin saya tidak m…

Hentikan Festival Tanglong di Banjarbaru!

Gambar
Melalui sebuah tulisan tentang Festival Tanglong dan Bagarakan Sahur 2012 di Kota Banjarbaru lalu, saya sudah menggambarkan terjadi perubahan respon secara pribadi. Tentu saja itu setelah mengikuti perkembangan kegiatan tersebut selama sekian lama. Bertahun-tahun bahkan.

Sebelumnya perlu ditegaskan bahwa saya mengakui bahwa: Festival Tanglong dan Bagarakan Sahur di Banjarbaru ini memang memberi nilai tambah bagi Banjarbaru. Menjadi salah satu ajang wisata rutin Banjarbaru. Sebuah momen yang menjadi sorotan tidak hanya warga Banjarbaru, melainkan Kalimantan Selatan secara umum. Serta beberapa hal lain lagi.

Namun demikian, ada beberapa pertanyaan yang mengusik, semisal:
Apakah festival tersebut merupakan agenda harga mati?Apakah harus tetap seperti yang ada?Apa saja dampak positif dan negatifnya?Mungkinkah untuk dilakukan sesuatu atasnya? Agenda harga mati alias agenda yang tidak bisa dan tidak boleh diutak-atik? Ah.. siapa yang bilang seperti itu? Rasanya agenda apapun bukanlah sesuatu…

Mari Tutup Lapangan Murjani Banjarbaru

Gambar
Sejenak, saya ingin Anda membayangkan keadaan kawasan Lapangan Murjani, yang dapat dikatakan sebagai alun-alun di Pusat Kota Banjarbaru itu, melalui ilustrasi berikut:

Sabtu sore, satu keluarga muda nampak asyik berjalan di seputar Lapangan Murjani. Anak kecil yang belum genap berusia tiga tahun sesekali berlari. Lepas dari pegangan orang tuanya. Ayah ibunya tersenyum dan membiarkan anaknya mengenal lingkungan dengan caranya dengan tanpa khawatir akan keamanan si anak.

Pada sisi lain, anak-anak muda duduk santai, lesehan dan berkelompok di koridor sepanjang kawasan Murjani. Mereka menikmati ragam jajanan ringan yang tersedia. Mereka asyik berbincang, tertawa dan bercengkerama. Tanpa harus terganggu oleh suara ribut kendaraan bermotor.

Sementara itu, tak kalah menyenangkannya adalah memperhatikan para penjual kerajinan tangan, baik tradisional maupun tidak, yang dijual secara lesehan pula di salah satu bagian kawasan Murjani. Tidak ada barang produksi pabrik yang dijual di sana dan kerenn…

Pasien Juga Punya Kewajiban

Gambar
Karena adik harus menjalani rawat inap di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Banjarbaru, akhirnya saya berkesempatan untuk kembali mengunjungi salah satu pusat pelayanan kesehatan di Banjarbaru ini.

Kebetulan ruang rawat inap yang diinginkan masih penuh, sehingga sementara akan diinapkan di ruang Kelas I, sebab ada pasien yang baru saja pulang. Jadilah kemudian masuk ke dalam ruangan tersebut. Namun kemudian berujung dengan kaget dan tercengang.

Bagaimana tidak?
Kondisi ruangan adalah sebagaimana baru ditinggalkan pasien terdahulu dan keluarganya. Jadi bisa melihat persis keadaannya.

Selain soal aroma yang mengganggu, ada hal yang menarik perhatian saya, yakni kondisi wastafel di ruang rawat inap buat satu orang ini yang tertutup oleh kertas koran. Begitu koran penutup wastafel tersebut dibuka, ternyata isinya adalah tumpukan sampah yang dengan serta merta menghamburkan aroma tidak sedap. Hei..! wastafel rupanya dijadikan tempat sampah :(

Kondisi itu membuat saya berkesempatan untuk kemud…

Pemeriksaan Kesehatan Calhaj Banjarbaru

Gambar
Jelang pelaksanaan ibadah haji tahun ini, Kota Banjarbaru juga telah melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap para jamaah calon haji yang akan berangkat pada Oktober nanti. Sayangnya ada hal mengganjal yang saya temui dan ini membuat saya sangat terusik.
Salah seorang jamaah calon haji Banjabaru menceritakan bagaimana pemeriksaan tersebut dilakukan sampai dengan bagian yang membuat saya tercengang. Yaitu...

Beberapa waktu lalu semua calon jamaah haji Banjarbaru dikumpulkan di GOR Rudy Resnawan Banjarbaru. Saat itulah beliau mendapatkan informasi yang mengejutkan. Seorang dokter perempuan yang masih muda, menyampaikan dengan caranya bahwa beliau memiliki penyakit jantung yang sudah parah.

Tidak perlu disampaikan di sini secara detil bagaimana bentuk komunikasinya, namun semua orang yang mendengar cerita tersebut menilai dokter itu sangat tidak sopan dan tidak memiliki etika. Secara pribadi, saya sendiri sudah sering mendengar permasalahan etika dokter-dokter muda macam ini. Jadi sudah …

wahyu.web.id Sekedar Blog Lainnya

Gambar
Sejak hari ini, sebagaimana tanggal yang tertera pada waktu tulisan ini diterbitkan, maka tentu blog ini, www.wahyu.web.id secara resmi mengudara dan tentu masih dari Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan.

Jujur saja, untuk diisi apa blog ini masihlah saya bingung dan belum memiliki konsep yang jelas. Semata-mata contoh buruk dari sekedar memenuhi keinginan untuk memiliki domain ini sejak bertahun lalu :(

Sementara ada beberapa blog yang juga sudah ada, yakni dBlog Mhd Wahyu NZ dan Blog Pakacil serta beberapa blog lain yang sudahlah alamatnya :)

Atau, begini saja, anggap saja ini juga sekalian peluncuran logo baru yang kerap saya gunakan, baik untuk keperluan avatar dan lain sebagainya. Yaitu sebagai berikut:

Kenapa punya logo pribadi?

Tentu tidak karena kenapa-kenapa. Hanya karena ingin. Lagi pula, dengan memiliki logo pribadi tidaklah akan membuat saya tambah keren. Pastinya lagi, tentu tidak akan menjadi jaminan saya akan masuk surga. Biasa saja. Sudah pasti begitu.

Lagi-lagi logo p…