SIM dan Pertanyaan Seragam Pak Polisi

Jangan khawatir, ini bukan soal simulator mengemudi untuk mendapatkan SIM, kasus yang lagi ramai itu. Walau juga tentang SIM. Tapi ini semata soal urusan bikin SIM alias Surat Ijin Mengemudi. Pertanyaan seragam polisi itu juga bukan soal baju seragam polisi. Melainkan pertanyaan yang sama dari beberapa polisi.

Alkisah, beberapa waktu lalu, saya bikin SIM baru. Karena SIM terdahulu sengaja dimatikan. Untuk tau bagaimana sekarang bikin yang baru dan agar kedua SIM saya akan sama masa berlakunya.

POLRESTA Banjarbaru. Bagian pengurusan SIM. Hari itu...

Loket pertama, pendaftaran. Setelah saya bertanyapun beberapa hal yang mungkin perlu saya untuk tau. Jelas pula untuk bikin SIM baru. Pertanyaan pertama yang meluncur dari Pak Polisi adalah:
Kerja dimana, Mas?
Loket kedua, pengembalian formulir. Sembari ngobrol kesana-kemari soal pembuatan SIM, juga pertanyaan pertama yang meluncur dari beliau yang ada di sana adalah:
Kerja dimana, Mas?
Bukan loket tapi ketiga, ini saat akan ujian praktek mengemudikan mobil dan motor. Pertanyaan pertama yang meluncur dari petugas juga adalah:
Kerja dimana, Mas?
Wow... jadilah saya tau, ternyata semacam ada pertanyaan baku kalau mau membuat SIM, yakni kerja dimana. Walau heran, tapi hal itu tentu juga membuat saya senyum-senyum sendiri saja. Karena setelah mempertemukan banyak hal, jadi timbulpun analisis tersendiri. Konsekuensi jawaban dari pertanyaan itu apa. Mungkin tepatnya bukan analisis, tapi kecurigaan :P

Akhirnya, saya tentu mengucapkan selamat pada diri sendiri, karena:
  • Selamat dari razia. Karena punya SIM baru dengan cara yang sunguh prosedural & jujur. mengikuti ujian-ujian dengan cara seksama dan lulus tentu. Keren kan?

  • Selamat beberapa ratus ribu rupiah. Karena dengan bikin secara benar tentu akan jauh lebih murah dari pada dengan cara alternatif.

  • Selamat mengetahui. Bahwa ternyata ada pertanyaan yang seragam dari Polisi kalau mau bikin SIM yang menurut saya sih cukup unik.
Dan... yang beliau-beliau tidak tau adalah... saya memberikan jawaban yang berbeda-beda untuk tiga penanya itu. Sebagai bocoran, untuk petugas terakhir saya jawab: "Sibuk santai sekarang sih sayanya, Pak...".

Komentar