Balapan Liar dan Unsur Masyarakat Banjarbaru

Ini memang soal balapan liar yang kerap ada di Lapangan Murjani dan tentu juga yang ada di wilayah lainnya di Kota Banjarbaru (depan SMK Telkom, Wilayah Kantor Gubernur, dll).

Kasat Lantas Polres Banjarbaru, Ajun Komisaris Polisi Suparno, tempo hari bilang, "Semua satuan, baik dari Polres maupun unsur masyarakat juga harus bersama-sama menertibkan. Jangan sampai aksi balapan liar di Murjani semakin menggejala dan membahayakan warga lainnya".

Ilustrasi Balap Liar. Sumber: prokal.co

Nah, yang saya kutip dan cetak tebal itulah yang membuat saya bertanya-tanyapun. Apa gerangan maksudnya unsur masyarakat itu?

Apa yang bisa saya pikirkan sambil santai setelah santap sahur ini adalah beberapa kemungkinan:
  • Semisal saya dan kawan-kawan geram atas perilaku itu, lantas ambil tindakan untuk menertibkan balapan liar di Murjani, boleh?
  • Atau harus berbentuk semacam organisasi masyarakat (ormas) gitu?
  • Atau bagaimana?
Kalau memang boleh & diijinkan masyarakat turun tangan sendiri lakukan penertiban, maka tentu akan menyenangkan bagi saya yang sudah punya pikiran: Untuk sita itu motor para pembalap liar di tempat umum, lalu bakar. Selesai perkara. Karena masyarakat turun tangan sendiri, maka edisi hukumnya juga hukum rimba.

Tapi, saya juga setuju dan mendukung kalau misalnya Pemerintah Kota Banjarbaru bangun sirkuit balap. Untuk jadi tempat bagi anak-anak itu belajar membedakan apa itu keberanian dan juga kebodohan.

Jadi, bagaimana ndan?

***
Walau secara pribadi dan sendirian pernah saya teriaki dan pukul pakai sepatu itu anak² yang balapan di salah satu jalan umum. Saking kesalnya.

Komentar

  1. saya suka paragraf terakhirnya
    dan paragraf sebelumnya
    itulah.


    mwahyunz:
    walau tak suka melakukannya, tapi tempo hari itu spontan terjadi :|

    BalasHapus
  2. […] suatu waktu, Murjani juga pernah digunakan sebagai tempat bagi ajang balapan liar. Untungnya sekarang sudah tidak lagi. Hanya tersisa ajang “balapan […]

    BalasHapus

Posting Komentar

Banyak yang baca dalam 30 hari terakhir:

Original Soundtrack (OST) Dilan

Berbahayakah Menarik Rambut Hingga Berbunyi?

Sales Selang & Regulator yang Kurang Ajar!