Pos

Menampilkan postingan dari Maret, 2012

Tak Lagi Rayakan Ulang Tahun

Gambar
Kali ini ceramah di hadapan sejumlah hadirin dan hadirat yang berbahagia, dan terdiri dari 3 orang paman, 2 orang Tante, 1 orang nini (Bahasa Banjar, Nenek), serta beberapa orang itu anak kecil yang perhatiannya kadang kemana-mana. Lokasi ceramah adalah di teras rumah salah satu tante, dekat pohon jambu klutuk.

Ceramah dadakan itu tentulah tidak dengan tema: “Melalui Perayaan Hari Ulang Tahun, Mari Kita Tingkatkan Pengamalan Nilai Luhur Pancasila dan UUD 1945 dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara Menuju Masyarakat Adil, Makmur dan Bermartabat“. Tidak itu, tapi cukup soal ulang tahun saja.

“Kita ini banyak yang tidak konsisten dan tidak adil!” itulah diriku yang memiliki kalimat pembuka. “Terutama sekali kalau kita meninggal, atau orang yang kita kenal, apalagi kenal dekat, meninggal. Sedih dan bersedihlah kita”, tentu saja saya yang melanjutkan.

“Padahal selama hidup, berbahagialah sungguh dengan adanya ulang tahun. Merayakan dengan makan-makan, bahkan pesta”. Lagi-lagi aku yang bic…