Festival Tanglong dan Bagarakan Sahur 2011 Banjarbaru

Festival Tanglong dan Bagarakan Sahur 2011
Festival Tanglong dan Bagarakan Sahur 2011 di Kota Banjarbaru yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Banjarbaru pada Minggu, 21 Agustus 2011 kali ini adalah untuk yang ke-12 kalinya. Ini merupakan ajang rutin yang dilaksanakan pada setiap Bulan Ramadhan untuk setiap tahunnya di Kota Banjarbaru.

Festival Tanglong adalah sebuah lomba yang menampilkan kreasi peserta dalam membuat lampu hias dalam ragam bentuk. Bagarakan Sahur adalah ragam kreatifitas peserta dalam kegiatan yang diangkat dari aktivitas masyarakat dalam membangunkan orang untuk sahur. Biasanya para peserta akan menampilkan ragam bebunyian dan nada² yang dibuat semenarik mungkin.

Selain parade peserta Festival Tanglong dan Bagarakan Sahur, kegiatan yang diawali dengan buka puasa bersama hingga tarawih berjamaah ini juga disemarakkan oleh kembang api. Event tingkat Kota Banjarbaru dan Propinsi Kalimantan Selatan yang memperbutkan hadiah total lebih dari Rp115 juta rupiah ini juga diikuti oleh peserta dari Kalimantan Tengah sebagai partisipan.

Soal kembang api, tidak hanya yang secara resmi diadakan oleh pelaksana, namun juga masyarakat utamanya anak-anak muda beramai-ramai meluncurkan kembang api, jadi jangan tanya soal meriahnya langit dan bisingnya suara.

Puluhan ribu masyarakat yang berasal dari penjuru Kalimantan Selatan memadati jalur parade peserta Festival Tanglong dan Bagarakan Sahur ini. Kegiatan ini sendiri terpusat di Lapangan Murdjani Banjarbaru sebagai titik start dan finish peserta.

Walhasil, sejumlah ruas jalan utama di Kota Banjarbaru mengalami kemacetan parah. Karenanya, sayanya itu selalu lebih memilih jalan kaki dari pada naik kendaraan bermotor dan beroda.
Ini Klaim Sepihak !!!
Sebagaimana biasa, blog yang saya kelola adalah selalu menjadi blog pertama yang mempublikasikan dokumentasi peserta Festival Tanglong dan Bagarakan Sahur di Kota Banjarbaru melalui media internet dan blog sejak 2008!!! Entahlah pada 2011 ini.
*yiha*
Tidak hanya di Kota Banjarbaru dan Kalimantan Selatan, bahkan untuk tingkat Asia Tenggara atau bahkan pada seluruh wilayah negara yang tergabung di Perserikatan Bangsa-Bangsa. Tidak percaya? Silakan tanya sama Pak RT yang satu komplek sama saya. Kalau beliau bingung, maka itu sudah pasti. Kalau ada yang bertanya pada beliau, itu lebih aneh lagi.

Tahun ini, juga dilaksanakan agenda tambahan, yakni Lomba Foto Festival Tanglong dan Bagarakan Sahur 2011, sesuatu yang belum dilakukan pada tahun² sebelumnya. Jadinya bertaburanlah itu para pemegang kamera dengan ragam bentuk berniat mengabadikan para peserta. Sayanya? tidak ikut itu lomba, dan tetap dengan setia menggunakan kamera poket digital untuk ngambil gambar buat kesenangan sendiri dan dibagi gambarnya lewat blog.

Jadi, jangan harap sayanya itu ambil pusing soal kritik kualitas foto ya... sebab selain karena memang untuk berbagi kesenangan semata, juga yang paling mendasar itu adalah sayanya tak faham urusan teknik fotografi. Jika saya senang, maka itu sudah cukup. Haha...

Akhirnya, inilah preview (selengkapnya ada kok) dokumentasi peserta Festival Tanglong dan Bagarakan Sahur 2011 di Kota Banjarbaru...

Kok gambarnya kecil²? Ya iya dong, kan sayanya itu kasihan sama yang punya koneksi terbatas, jadinya yang ditampilkan di sini cuma sebatas thumbnail, biar bukanya tak berat, tapi kalau memang mau liat & tau lengkap, silakan klik Galeri yang menggunakan layanan picasa ini:

GALERI DOKUMENTASI SELENGKAPNYA FESTIVAL TANGLONG dan BAGARAKAN SAHUR 2011 KOTA BANJARBARU

Daftar dokumentasi Festival Tanglong dan Bagarakan Sahur di Banjarbaru yang saya punya pada tahun-tahun sebelumnya dapat dilihat pada tautan berikut:
• Festival Tanglong dan Bagarakan Sahur 2008 Banjarbaru
• Festival Tanglong dan Bagarakan Sahur 2009 Banjarbaru
• Festival Tanglong dan Bagarakan Sahur 2010 Banjarbaru
• Festival Tanglong dan Bagarakan Sahur 2011 Banjarbaru (yang dibaca ini)

Sedikit kesimpulan:
Agenda Festival Tanglong dan Bagarakan Sahur di Banjarbaru pada 2011 ini menurut sayanya itu yang jadi penikmat, mengalami penurunan dari sisi kuantitatif dan kualitatif dari tahun lalu. Entah kenapa.
:(

Komentar

  1. mantab kali festivalnya... pasti meriah dan menghibur.. kalau ditempat saya, keramaian semacam ini seringnya muncul ketika festival 17-an *tepuktangan*

    BalasHapus
  2. dibanding bukittinggi, masyarakat banjar lebih kreatif soal festival2an begitu.. mungkin kami perlu studi banding kesana.

    *gambarnya jadi lebih menarik setelah diberi tanda.

    BalasHapus
  3. mantep tuh. kalo di kampung saya cuma buat malam takbiran aja. sekedar memeriahkan malam lebaran. BTW, memang tuh harus dikasih tanda photonya. banyak yang gak menghargai HAKI photografer, cie cie

    BalasHapus
  4. pas kada kawa nonton nah
    *nangis*

    BalasHapus
  5. Catatan:
    Foto terpaksa dikasih sedit penanda, sebab sudah berulang kali diambil dan disalin dengan cara semena-mena tanpa ijin oleh orang lain. Karena marah juga percuma, kan lebih baik dikasih tanda saja, jadinya saya itu tak perlu marah, malah bisa senang. Sebab senang itu menyenangkan.

    #tapi penandanya apa nggak kegedean ntuh... :)
    #festivalnya kerennnn...

    BalasHapus
  6. *tepuktangan* mantap sekali itu

    emng sepantas nya harus di kasih tanda foto biar lebih menarik.

    BalasHapus
  7. pasti semarak festival tanglongnya, di kota saya malah gak pernah ada perayaan semacam ini

    BalasHapus
  8. Pastinya sekarang acaranya sudah selesai ya...
    Hehe...
    Sayang sekali saya melewatkan acara festival bagarakan sahur di kampung saya :(

    BalasHapus
  9. wah, belum update lagi ya? sindrom untuk sehabis lebaran emang gitu, saya juga, butuh waktu hampir sebulan agar tetap bisa balik lagi ke dunia blog. hehe.

    BalasHapus
  10. sekarang berpindah menulis dimana mas? kok sepertinya tidak ada update disini. Kangen sama gaya menulismu ;)

    BalasHapus
  11. jadi kira² kapan bisa dijadwalkan tentang studi banding ini..?
    *orangnya kemana sih..? *hmm*

    BalasHapus

Posting Komentar

Banyak yang baca dalam 30 hari terakhir:

Original Soundtrack (OST) Dilan

Berbahayakah Menarik Rambut Hingga Berbunyi?

Sales Selang & Regulator yang Kurang Ajar!