Konversi Gas Banjarbaru, antara Seremoni dan Edukasi

Agenda launching atau peluncuran program konversi minyak tanah ke gas elpiji 3kg di Banjarbaru tertunda lagi. Demikian salah satu berita di media massa tentang Kota Banjarbaru pada hari ini. Katanya menyesuaikan dengan agenda Walikota Banjarbaru, Ruzaidin Noor.

Sementara itu Wakil Walikota, Ogi Fajar Nuzuli, juga menyampaikan bahwa sosialisasi tentang penggunaan gas elpiji melalui baliho akan terus dilakukan.

Hal yang saya tidak tau dengan persis adalah apakah sosialisasi tentang penggunakan gas tersebut semata-mata menggunakan baliho atau tidak. Cuma tentu tidak ada salahnya kalau saya berharap tidak demikian.

Sementara kesempatan berkhayal masih terbuka lebar, marilah sejenak kita menghayal demi membayangkan proses edukasi yang akan dilakukan melalui baliho.

Tabung Gas LPG 3 Kg
Ukuran baliho? kira-kira seberapa besar ukuran baliho yang akan digunakan dan memuat informasi apa saja yang akan disampaikan dan perlu diketahui pengguna. Saya bingung bagaimana redaksi yang paling pas untuk menjelaskan betapa pentingnya memperhatikan kualitas karet pada tabung & harus diganti jika sudah tidak layak. Belumlah lagi informasi lainnya. Sungguh, saya tak dapat menghayalkan bagaimana padatnya informasi pada baliho itu nantinya.

Bagi saya, edukasi pada calon pengguna itu jauh lebih penting daripada sosialisasi bahwa akan ada program konversi di Banjarbaru

Bahkan, kalau bisa tidak usah saja ada acara seremoni terkait program konversi, cukup diumumkan saja bahwa konversi akan dilakukan, bagi saya itu sudah cukup. Dananya bisa digunakan buat kepentingan sosialisasi dan program edukasi calon pengguna.

Hal yang paling penting dalam program edukasi itu selain teknis penggunaan, menurut saya adalah menghadapi rasa ketakutan dan ketidakpercayaan calon pengguna terhadap tingkat keamanan penggunakan gas, utamanya yang 3kg. Karena sudah didahului oleh banyaknya informasi tentang ledakan tabung gas melalui berbagai media. Lagi-lagi saya bingung, bagaimana menghadapi hal ini melalui baliho. Ada yang bisa, mungkin?

Sudahlah, sebegitu dulu khayalan ini sore. Lagipula saya sangat yakin, masih sangat banyak orang pintar di Pemko Banjarbaru yang sanggup memberikan pengertian kepada calon pengguna, dan mereka tidak akan kalah dengan sales selang dan regulator gas yang keliling ke rumah-rumah penduduk yang katanya sambil survey itu, lantas tiba-tiba saja kita diminta beli ini atau itu.
Oh ya, katanya baliho sudah dipasang, ada yang pernah liat dimana? Kebetulan sampai saat ini saya belum lihat. Saya cuma ingin lihat.

Komentar

  1. nah bener banget tu.
    perlu di plajari juga apa lagi bagi yang awam :mrgreen:

    BalasHapus
  2. # terima kasih atas kesepakatannya :)

    BalasHapus
  3. Sales Selang & Regulator yang Kurang Ajar! | Mhd Wahyu NZ • Banjarbaru21 Mei 2011 03.00.00 WITA

    [...] kekhawatiran saya yang pernah tertuliskan pada alinea kedua dari akhir tentang sosialisasi program konversi minyak tanah ke elpiji di Banjarbaru terbukti! Sebuah koran ini hari memberitakan kelakukan para sales selang [...]

    BalasHapus

Posting Komentar

Banyak yang baca dalam 30 hari terakhir:

Berbahayakah Menarik Rambut Hingga Berbunyi?

Original Soundtrack (OST) Dilan

Depot Abu Nawaf: Masakan Arab di Banjarbaru