Pos

Menampilkan postingan dari September, 2008

Disiplinnya Wakil Rakyat

Gambar
Sejumlah media massa kemarin memberitakan tentang tingkat disiplin anggota DPRD Kota Banjarbaru. Ada yang dikatakan sudah selama tiga bulan tak masuk kantor. Salah satu berita tak menyebutkan identitas, namun ada juga media yang menyebutkan inisial. AMH namanya.

AMH? Inisial itu hanya merujuk pada Agus Mulya Husin, anggota DPRD Kota Banjarbaru dari Partai Bintang Reformasi daerah pemilihan Banjarbaru I. Kalau tidak salah, untuk pemilu 2009 kembali mencalonkan diri.

Kenyataan ini diungkap oleh Ketua DPRD Kota Banjarbaru, Arie S. (Golkar) dan Ketua Badan Kehormatan, Joko (PDIP) DPRD Kota Banjarbaru. Untuk apa mengungkap hal ini? Kenapa tidak mengungkap dari sisi lain?

Berkembang analisis bahwa pengungkapan hal ini ke media hanya sebagai usaha untuk mengurangi tingkat persaingan pada pemilu 2009 nanti.

Hal lain lagi adalah, berita ini hanya sekedar usaha untuk menutupi informasi lain pada waktu sebelumnya, yakni berita tentang arogansi Ketua DPRD Kota Banjarbaru.

Mana yang benar? entah…

Understand = Under + Stand

Gambar
Tentu tiada maksud untuk memberikan pelajaran bahasa walanda (demikian datukku menyebut bahasa apapun selain bahasa daerah dan indonesia, termasuk bahasa inggris). Namun kadang bahasa itu memberikan makna tersendiri jika dilihat pada sudut-sudut khusus dan unik, plus mungkin penuh prasangka baik.

Misalkan saja soal pengertian atau pemahaman. Kalau saja understand itu = Under Stand, atau sesuatu yang di under menjadi stand, sesuatu yang di bawah menjadi berdiri, bagaimana jadinya?

Sudah bukan rahasia lagi bahwa padangan sosial tertentu ada yang membagi masyarakat dalam beragam kelas, bahkan ada yang melakukan pertentangan antar kelas. Bahwa kelas pekerja vs. pengusaha, bahwa penguasa akan selalu vs. rakyat, bahwa kelas rakyat miskin vs. rakyat kaya. (- oh ya, sekedar iontermezzo, kenapa jarang sekali mendengar rakyat kaya? apa karena orang kaya tidak lagi disebut rakyat? -)

Ada yang tidak setuju dengan teori pertentangan kelas? ... oh, ini bukan masalah, toh aku juga tak mempersoalk…

Jawaban untuk Semua Hal

Gambar
Hanya dengan sebuah pertanyaan, kemarin siang dibuat bingung oleh seorang anak SMA. Pertanyaan yang sebenarnya mungkin sangat sederhana. Tapi pasti tidak bagiku. Persoalan bukan terletak pada pertanyaannya, tapi pada jawabannya.

Pertanyaan yang diajukan oleh salah satu peserta Pelatihan Duta Internet untuk siswa-siswi SMA (Hasil kerja sama Telkom Daerah Kalimantan Selatan dan Komunitas Blogger Kayuh Baimbai Kalimantan Selatan) di Banjarmasin, Kalimantan Selatan itu membuat kepala mejadi panas pada hari yang hujan di sebuah ruangan ber-ac.

Pertanyaannya adalah...
Bagaimana membuat read more di Blogspot?

Ya.. itulah pertanyaannya, bagaimana membuat postingan itu hanya tampil separuh saja pada halaman depan, sisanya dengan menggunakan read more, atau baca selanjutnya atau sesuatu yg mirip atau lain namun dengan fungsi yang sama dengan itu.

Jawaban yang kuberikan adalah : maaf rekan, saya tak mengerti blogspot dan tak pernah mengutak-utiknya. Pernah memang menggunakan blogspot, tapi bebera…

Mereka Mendidik Anak dengan Motornya

Gambar
Sewaktu masih menjalankan sebuah program di sebuah jaringan radio di Kalimantan Selatan, ada sebuah tema yang pernah kuangkat, yakni "kecil-kecil bawa hape". Acara itu sendiri menyasar para orang tua yang melingkupi wilayah Kalimantan Selatan dan sebagian Kalimantan Tengah. Krang-kring telepon bergiliran masuk, untuk sekedar menyampaikan pendapat pendegar dalam kemasan acara macam ngobrol di pos kamling itu. Hasilnya adalah, 100% argumen yang masuk sama, kenapa anak-anak kecil itu sudah bawa hape, yakni supaya mudah dicari.

Jaman terus berkembang, dan kini anak kecil sudah tak sekedar bawa hape lagi ...

Membaca tulisannya not superman human, tentang anak kecil yang kerap naik motor, apalagi membaca kesimpulan dari itikkecil bahwa anak bawah umur + motor = bencana. Tentu saja persoalan anak kecil dan motor ini akan lebih dahsyat dari pada sekedar anak kecil bawa hape.

Mansup telah menjelaskan ragam aturan legal formal mengenai hal terkait. Bagaimana dengan sudut lainnya?

Kaw…