Senin, 14 November 2016

Penjelasan Resmi Bank Indonesia Terkait Kabar 'Palu Arit'

Akhir-akhir ini memang beredar kabar melalui jejaring sosial, bahwa uang rupiah dengan nilai nominal 100.000 (seratus ribu) memiliki gambar yang mirip logo "palu arit". Ya, kita sama-sama tahu bahwa logo itu sangat sensitif di Indonesia, sebab dianggap identik dengan Partai Komunis Indonesia (PKI).

Uang Rupiah. Asli. Bisa Buat Jajan.
Menanggapi kabar tersebut, Bank Indonesia telah menyampaikan penjelasan resminya, yakni sebagaimana disampaikan ulang berikut ini:

Sehubungan dengan maraknya informasi di media sosial yang mengaitkan beberapa tanda di uang Rupiah dengan simbol-simbol terlarang, dengan ini Bank Indonesia menegaskan bahwa informasi atau penafsiran tersebut tidak benar.
Dalam melaksanakan tugas pokok di bidang pengedaran uang, Bank Indonesia senantiasa berupaya agar uang Rupiah yang dikeluarkan dan diedarkan memiliki ciri pengaman yang cukup mudah dikenali masyarakat sekaligus melindungi uang dari unsur pemalsuan. Unsur pengaman ini secara terus menerus telah disosialisasikan oleh Bank Indonesia, termasuk di seluruh wilayah NKRI, dan juga dapat dilihat di website Bank Indonesia. 
Salah satu unsur pengaman yang ada dalam uang Rupiah adalah gambar saling isi atau Rectoverso. Unsur pengaman ini telah digunakan oleh Bank Indonesia sejak tahun 1995. Rectoverso adalah suatu teknik cetak khusus pada uang kertas yang membuat sebuah gambar berada di posisi yang sama dan saling membelakangi di bagian depan dan belakang. Apabila dilihat tanpa diterawang, gambar akan terlihat seperti ornamen yang tidak beraturan. Namun apabila diterawang, Rectoverso akan membentuk sebuah gambar yang utuh. 
Jika diterawang, Rectoverso pada uang Rupiah akan membentuk lambang BI (singkatan dari Bank Indonesia). Rectoverso tidak dirancang untuk membentuk atau dimaknai sebagai gambar atau simbol lain, selain lambang BI. Selain pada uang kertas Rupiah, unsur pengaman Rectoverso juga digunakan oleh negara-negara lain seperti pada uang kertas Malaysia Ringgit (membentuk ornamen bunga), dan uang kertas Euro (membentuk ornamen nilai nominal). 
Selain Rectoverso, beberapa unsur pengaman lain yang terdapat dalam uang Rupiah antara lain adalah tanda air, benang pengaman, tulisan mikro, tinta berubah warna, dan gambar tersembunyi.
Dengan memahami unsur-unsur keamanan dalam uang, masyarakat diharapkan dapat lebih mudah mengenali keaslian Rupiah dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas sumber beritanya.
Jakarta, 13 November 2016
DEPARTEMEN KOMUNIKASI

 Demikian penjelasan resmi dari Bank Indonesia melalui siaran pers yang disampaikan oleh Departemen Komunikasi tanggal 13 Nopember 2016.

Selasa, 18 Oktober 2016

Dipungli Oknum Polisi? Laporkan Langsung ke Kapolda!

Masyarakat Kalimantan Selatan yang merasa dipungli oleh oknum bisa melaporkan langsung ke Kapolda Kalimantan Selatan Brigjen Erwin Triwanto melalui nomor 0813-1220-1986 dengan menyebutkan waktu & tempat kejadian, serta nama oknum yang memungli. "Keamanan (pelapor) dijamin, tapi dengan nama jelas (pelaku) itu guna menghindari fitnah," ucap Kapolda Kalsel.

Brigjen Erwin Triwanto. Kapolda Kalimantan Selatan.
Setidaknya begitulah ± diberitakan melalui salah satu harian di Kalimantan Selatan.

Berhubung belum pernah nyoba lapor, karena tidak mengalami, ya jadinya belum tau apakah pelaporan itu akan terus terlayani saat kelak Kapolda Kalsel berganti. Karenanya hanya bisa berharap, bahwa hotline yang digunakan bukanlah nomor pribadi, melainkan institusi, yang tidak akan terpengaruh saat kapolda berganti. Begitu tentu lebih baik.

Namun, bagaimanapun, tentu ini perlu diapresiasi dengan baik, agar semua menjadi lebih baik. Selamat, Pak. Mudah-mudahan tidak ada laporan karena tidak ada pungli. Demikian harapan.

Selasa, 04 Oktober 2016

Lampu Lalu Lintas di Banjarbaru yang Sering Ngawur!

Bagi Anda yang sering menggunakan ruas Jl. A. Yani di Kota Banjarbaru, tentu sudah sangat hafal dengan keberadaan 2 (dua ) buah persimpangan, lebih tepatnya mungkin adalah pertigaan, yakni persimpangan antara Jl. A Yani dan Jl. RO. Ulin (Km. 33), serta persimpangan Jl. A. Yani dan Jl. Karang Rejo (dekat Brimob). Tentu juga sudah mengetahui bahwa pada pertigaan tersebut terdapat lampu pengatur lalu lintas (traffic light).

Sialnya, alat yang berfungsi untuk mengatur arus lalu lintas di Banjarbaru tersebut rasa-rasanya sangat sering rusak. Ngawur jadinya. Sebagai contoh kecil dan termutakhir dan masih mendingan adalah kengawuran yang terjadi kemarin sore di pertigaan A Yani - RO Ulin (Km. 33). Salah satu lampu menyala merah, dan lampu lainnya menyala kuning terus-terusan. Sekali waktu satu lampu menyala merah, lampu lain menyala hijau, pada arah jalan yang sama. Mungkin masih lebih baik padam seluruhnya (yang sebenarnya juga sering terjadi) saja, karuan jelas ketidakjelasannya.

Lampu Pengatur Lalu Lintas di Banjarbaru yang Sering Ngawur
Entah siapa yang bertanggung jawab untuk persoalan lampu ini, mengingat ruas Jl. A. Yani adalah berstatus jalan negara. Tapi tentu saja, siapapun yang bertanggung jawab untuk urusan lampu ini, aku tak habis pikir sampai saat ini. Penyakit ini terus saja terjadi, selalu berulang. Masalahnya apa sih sebenarnya? Benar-benar tak bisa diatasikah?

Ini menyangkut keselamatan pengguna jalan!
Sudah cukup kebodohan sebagian pengguna jalan, yang tidak mau tau dengan aturan yang berlaku sekarang, yakni jika lampu merah menyala, maka ke arah manapun harus berhenti terkecuali terdapat pemberitahuan khusus untuk boleh langsung atau terus jalan. Tak lagi macam dulu, jika merah menyala, maka belok kiri boleh langsung saja.

Jika ngawurnya pengguna jalan yang tak mau tau dan taat aturan itu dikombinasikan dengan lampu pengatur lalu lintas yang juga ngawur, makin klop lah sudah. Lethal weapon.

Asli, ini sekedar kesal :(

Senin, 26 September 2016

Bibit Tanaman Gratis dari BPDASHL Barito

Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (BPDASHL) Barito yang berada di bawah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan memberikan bibit tanaman gratis bagi perorangan, kelompok masyarakat, maupun insitusi (swasta dan pemerintah). Beragam jenis tanaman tersedia yang tentu saja kemudian untuk ditanam, antara lain kasturi, mangga, rambutan, asam jawa, petai dan jengkol. Juga banyak lainnya lagi.

Bibit Tanaman, Gratis dari BPDASHL Barito
Untuk mendapatkan bibit tanaman tersebut, berikut adalah prosedur yang dilalui oleh para pemohon:
Prosedur Mendapatkan Bibit Tanaman dari BPDASHL Barito
Bila Anda adalah meminta sebagai perorangan dengan jumlah 1-10 bibit, maka cukup isi form yang disediakan. Jangan lupa persiapkan salinan (foto kopi) KTP. Silakan datang ke kantor BPDASHL Barito yang terletak di Kota Banjarbaru dengan alamat lengkap sebagai berikut:
BPDASHL Barito
Jl. Ir P. M. Noor No. 28 A
Sungai Ulin, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan 70714
Telepon:0511-4772627
Peta lokasi: BPDASHL Barito

Rabu, 07 September 2016

Lokasi Baru Warung Poro (Tongseng) Banjarbaru

Kali ini sederhana saja, cuma mau kasih tahupun bahwa Warung Poro yang jual beberapa jenis tongseng di Banjarbaru itu sudah pindah lokasi sejak beberapa waktu lalu. Tidak jauh, masih di Jl. Bina Satria sebagaimana lokasi sebelumnya.

Tempat baru Warung Poro yang lebih banyak penggemarnya mencari tongseng bebek ke sana itu, kini berada pada jarak ±70m ke arah selatan dari lokasi semula. Kalau masuknya dari Jl. Karang Anyar, ya lebih terus lagi, sebelah kanan.

Lokasi Baru Warung Poro, Banjarbaru.

Kerennya, jikalau sebelumnya menyewa, kini sudah membeli unit di deretan pertokoan tersebut. "Doakan bisa bayar cicilannya, Mas", ucap beliau waktu itu. Ya tentulah akan didoakan. Semoga dilancarkan usahanya. Aamiin.